
PERSIJAP Jepara harus bermain imbang 1-1 dengan PSIM Yogyakarta dalam lanjutan Super League di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jawa Tengah, Selasa (23/12).
Laga kedua tim berlangsung sengit. Tercatat ada dua gol Persijap yang dicetak Sudi Abdallah, yang dianulir wasit karena sudah berdiri offside.
Persijap baru benar mencetak gol pada menit 51 lewat Adzikry Fadillah. PSIM berhasil menyamakan kedudukan pada injury time lewat Riyatno Abiyoso.
Dengan hasil imbang ini, PSIM ada di posisi kelima klasemen Super League dengan raihan 23 poin. Sementara itu, Persijap ada di posisi ke-17 dengan koleksi sembilan poin.
Sempat tertinggal

Pada laga sebelumnya, Arema FC gagal memanfaatkan posisinya sebagai tuan rumah. Saat menjamu Madura United di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Arema hanya mampu bermain imbang 2-2.
Tuan rumah memimpin lebih dulu pada menit ke-37 melalui Iksan Lestaluhu setelah memaksimalkan umpan Valdeci Moreira. Tertinggal 1-0, Madura United seperti tersengat dan langsung memainkan tempo permainan.
Hasilnya mereka berhasil menyamakan kedudukan lewat Lulinha pada menit ke-43. Madura United bahkan sempat berbalik memimpin 2-1 lewat brace Lulinha pada menit ke-53.
Namun skor itu tidak bertahan lama. Selang tujuh menit, Singo Edan mampu menyamakan skor melalui Iksan Lestaluhu pada menit ke-60.
Kedudukan 2-2 bertahan hingga wasit Muhammad Nazmi meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Segera evaluasi
“Mereka (Madura United) mencetak gol melalui tendangan sudut, itu harus kami benahi,” kata Asisten Pelatih Arema FC Andre Caldas selepas laga.
Di sisi lain, pelatih Madura United Carlos Perreira mengapresiasi kerja keras seluruh pemain sehingga timnya sanggup mencuri satu poin.
“Ini pertandingan berat karena Arema bermain dengan sangat baik. Tapi kami bisa bermain imbang, pemain sudah bekerja keras,” kata Carlos. (*/N-01)







