
KLUB bola voli putra Jakarta LavAni Livin’ Transmedia sukses memperpanjang rangkaian tidak terkalahkan menjadi tujuh setelah melibas Garuda Jaya 3-0 (25-15, 25-23, 25-19) di GOR Ken Arok, Malang, Minggu (8/2/2026).
Mental juara dan kematangan para pemain memang menjadi pembeda kedua tim. Garuda Jaya sejatinya memiliki potensi besar untuk merebut set kedua, namun akibat kurangnya jam terbang membuat mereka gagal mengonversi peluang.
Hal itu diakui kapten tim Garuda Jaya, Dawuda Alaihimassalam. Menurutnya kekalahan timnya lebih dikarenakan kalah senior.
“Mungkin karena kita kalah senior dari pemain LavAni.”
Asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni mengatakan dalam laga ini timnya sering melakukan rotasi. Hal itu dilakukan agar pemain di final four nanti sudah siap.
Kalah lagi

Sebelumnya, juara putaran pertama tim putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia kembali menelan kekalahan pada seri kedua putaran kedua setelah ditumbangkan Jakarta Livin’ Mandiri 1-3 (17-25, 22-25, 25-22, 20-25) di GOR Ken Arok Malang, Minggu (8/2/2026).
Sebelumnya, Medi Yoku dkk juga dikalahkan Jakarta Popsivo Polwan dengan skor yang sama 1-3, pada Jumat (6/2/2026) lalu. Sebaliknya, itu menjadi kemenangan kedua Living Mandiri. Sebelumnya, Yolla Yuliana dkk menang atas Medan Falcons 3-0.
Usai laga, kapten tim Livin’ Mandiri, Yolla Yuliana mengakui kalau timnya bermain cukup. “Dari segi pemain, hari ini kami bermain lepas. Semua baik, dari assist, receave, attack, block,” ujarnya.
Sementara asisten pelatih Livin’ Mandiri, Wilda Siti Nurfadillah, mengharapkan sisa laga bisa memenangkan pertandingan untuk memuluskan lolos ke final four. “Kita ambil satu persatu dengan kemenangan dari tim kita untuk mengamankan lolos final four,” tambah Wilda.
Rotasi pemain
Sementara itu, asisten pelatih Gresik Phonska Plus, Niko Dwi Purwanto mengakui kalau peluang timnya untuk lolos final four agak aman. “Peluang kita masih agak aman,” kata Niko yang sementara menggantikan pelatih kepalanya, Alesandro Lodi.
Pada laga ini, Niko banyak melakukan rotasi pemain dari awal hingga set keempat. “Terutama set ketiga, saya lakukan rotasi dengan menukar posisi pemain,” ujar Niko. (*/N-01)









