29 Caleg PDIP Terpilih di Jateng yang Terancam tak Dilantik saling Menguatkan

SEBANYAK 29 calon legislatif PDIP terpilih dari 17 kota/kabupaten di Jawa Tengah yang terancam gagal dilantik gegara sistem Komandan Tempur (KomandanTe), berkumpul di Solo, Sabtu sore (20/4). Mereka saling menguatkan sikap untuk tidak mau diundurkan secara aturan internal, yang dianggap tidak adil dan melanggar HAM serta regulasi Pemilu.

Dalam acara yang digelar Banteng Soca Ludira Jateng, mereka kompak mengamankan hasil keterpilihan mereka. Mereka sejak terancam, melakukan protes keras dan tidak kenal lelah berjuang di DPP PDIP.

“Dan hasil sidang Mahkamah Partai di DPP beberapa waktu lalu, akhirnya muncul Peraturan Partai Nomor 3 Tahun 2024 yang ditandatangani Megawati Soekarnoputri, yang otomatis PP 1 Tahun 2023 yang merupakan produk DPD PDIP Jateng harusnya tidak berlaku lagi,” tukas Wawan Mulung, selaku Ketua Banteng Seca Ludira mewakili puluhan caleg terpilih.

BACA JUGA  PDIP : Tia Alihkan Suara Partai untuk Keuntungan Pribadi

Ketika pengurus DPC masih bergeming dengan sistem KomandanTe, DPP PDIP pada 17 April akhirnya mengeluarkan Peraturan Partai ( PP) Nomor 3 Tahun 2024, sebagai langkah ‘kompromi’ menyelesaikan gangguan internal hasil Pemilu DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.

Dalam Peraturan DPP PDIP Nomor 3 Tahun 2024 yang ditandatangani Ketum Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto, salah satu item, pada huruf B menyebutkan bahwa penentuan calon dalam pelaksanaan Pemilu Legistlatif DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota tahun 2024 adalah berdasarkan peraih suara terbanyak sebagaimana diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

“Dengan PP tersebut, DPD PDIP Jateng dan DPC se-Jateng harusnya mematuhi aturan di atasnya. Apalagi ditambah diterbitkannya PP 1 Tahun 2024, tentunya memperkuat keterpilihan teman teman. DPP juga akan memperkuat KPU, atas hasil keterpilihan suara seluas regulasi Pemilu,” lanjutnya. Wawan.

BACA JUGA  Kaesang dan Isteri Ikut Topo Bisu dalam Kirab 1 Suro

Sejumlah caleg terpilih yang terancam, seperti dua caleg dari Sukoharjo yakni Tiwi Pramudiyatna, dan Ngadiyanto dan dari Klaten yakni Sugeng Widodo, Umi Wijayanti, Ratna Dewanti, dan Hartanti hinggacaleg dari Karanganyar, Suprapto sangat berharap PP 3/2024 menganulir PP 1 Tahun 2023 yang hanya produk DPD PDIP Jateng.

Terpisah, Ketua DPC PDIP Karanganyar, Bagus Selo, mengaku belum menerima salinan peraturan DPP PDIP Nomor 3 Tahun 2024. Pihaknya akan berkonsultasi dengan DPD PDIP Jawa Tengah terkait peraturan tersebut.

“Nanti kami konsultasikan dengan DPD PDIP seperti apa keputusannya. Kami juga belum menerima salinan peraturan baru itu,” ujarnya di Karanganyar.

Yang jelas aturan KomandanTe sebagaimana tertuang dalam Peraturan Partai Nomor 1 Tahun 2023 yang menjadi produk DPD PDIP Jateng memungkibkan seluruh DPC PDIP di Jawa Tengah menggunakan sistem penghitungan mandiri dan tidak menggunakan aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menentukan siapa yang berhak duduk di kursi DPRD.

BACA JUGA  Menteri Imipas Pastikan Kasus Harun Masiku masih Ditangani KPK

Seperti DPC PDIP Karanganyar memakai sistem pemenangan elektoral pemimpin berbasis gotong royong bertumpu kepada mesin partai atau disebut dengan Komandan Tempur (Komandan Te), sebelum akhirnya terbit Peraturan Partai Nomor 3 Tahun 2024 .

Terkait dengan hasil pemilu 2024 itu, mereka juga menyiapkan opsi gugatan hukum, jika tingkat DPC tetap kukuh melengserkan mereka untuk mengganti pilihan partai.

Mereka itu berasal dari Kabupaten Karanganyar, Sragen, Sukoharjo, Klaten, Salatiga, Kota Magelang dan Kabupaten Magelang, Blora, Grobogan, Demak, Banjarnegara, Brebes, Batang, Purbalingga dan Temanggung.( WID/M-02)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Persib Gasak Port FC, Borneo Tahan Buriram

HASIL positif dicatat dua klub Indonesia di ajang ASEAN Club Championship (ACC) 20208/2027 Persib Bandung dan Borneo FC. Di Stadion Thammasat, Klong Luang, Thailand, Persib memetik kemenangan 3-1 atas Port…

Ronaldo Sampaikan Salam Hormat untuk Messi

MEGABINTANG sepak bola Portugal, Cristiano Ronaldo memberikan salam hormat kepada Lionel Messi setelah sang rival memainkan laga terakhirnya bersama timnas Argentina. Menurut Cristiano, dirinya dan seluruh penggemar sepak bola di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Tokoh Masyarakat Kotamobagu Temui Kolonel Edward Sitorus, Bintang TNI di Medsos

  • October 10, 2026
Tokoh Masyarakat Kotamobagu Temui Kolonel Edward Sitorus, Bintang TNI di Medsos

Persebaya Bekuk Isenmulang, Persik Hentikan Laju Madura United

  • October 10, 2026
Persebaya Bekuk Isenmulang, Persik Hentikan Laju Madura United

Perlu Kerjasama Antarnegara untuk Hadapi Ancaman Karhutla

  • October 9, 2026
Perlu Kerjasama Antarnegara untuk  Hadapi Ancaman Karhutla

RSUD dr. Slamet Garut Siap Kembangkan Layanan Berstandar Smart Hospital

  • October 9, 2026
RSUD dr. Slamet Garut Siap Kembangkan Layanan Berstandar Smart Hospital

Tasikmalaya Great Sale Diharap Dorong Perekonomian Daerah

  • October 9, 2026
Tasikmalaya Great Sale Diharap Dorong Perekonomian Daerah

PT KAI Perkuat Konektivitas Ekonomi Antarwilayah di Sumut

  • October 9, 2026
PT KAI Perkuat Konektivitas Ekonomi Antarwilayah di Sumut