Cillian Murphy Menolak Lupa Sejarah Irlandia

AKTOR film Irlandia, Cillian Murphy pernah viral saat bertemu dengan anggota kerajaan Inggris. Sebuah video yang diunggah di media sosial, aktor terbaik peraih piala Oscar 2024 dalam film Oppenheimer, memasukkan tangan ke dalam saku celana.

Dalam budaya Irlandia, khususnya saat bertemu anggota Kerajaan Inggris, kebiasaan memasukkan tangan ke dalam saku celana bukan sekadar sikap santai atau bentuk ketidaksopanan. Gestur ini dipahami sebagai tindakan simbolik, sebuah bentuk perlawanan halus dan protes diam yang berakar pada sejarah panjang hubungan Irlandia dan Inggris.

Tradisi tersebut merujuk pada peristiwa Perang Kemerdekaan Irlandia pada 1920. Di Kota Cork, saat itu diberlakukan perintah yang mengizinkan pasukan Inggris menembak pria yang berjalan dengan tangan di dalam saku. Sejak peristiwa tersebut, tindakan sederhana itu berubah makna menjadi simbol perlawanan dan pengingat atas masa kelam perjuangan kemerdekaan.

BACA JUGA  Channing Tatum dan Jenna Dewan Akhiri Sengketa Harta
Cillian Murphy selalu memasukkan tangannya di saku celana saat bertemu keluarga kerajaan Inggris
Ciliian Murphy memasukkan tangan ke saku celana bila bertemu denga keluarga kerajaan Inggris. (MN/dok Instagram)

 

Sejumlah poin penting terkait tradisi ini antara lain simbol perlawanan. Gestur tersebut dimaknai sebagai sikap tidak mengakui atau tidak tunduk pada otoritas Mahkota Inggris.

Pada masa Perang Kemerdekaan Irlandia tahun 1920, kebijakan represif di Cork menjadikan tindakan sehari-hari ini sebagai simbol keberanian dan pembangkangan.

Dalam beberapa pertemuan dengan anggota keluarga kerajaan, sikap ini kerap diperhatikan ketika dilakukan oleh tokoh publik atau selebritas Irlandia. Gestur tersebut dinilai sebagai pesan diam yang kuat, meski terkadang memicu kontroversi.

Tradisi ini juga menjadi pengingat akan pengalaman kolonial dan bentuk penolakan terhadap gestur formal yang dianggap menunjukkan kepatuhan.

Meski dalam konteks sosial umum memasukkan tangan ke saku bisa diartikan sebagai tanda tidak percaya diri, canggung, atau menjaga jarak, dalam relasi Irlandia-Inggris, tindakan tersebut memiliki makna historis, politik, dan kultural yang jauh lebih dalam. (*/S-01)

BACA JUGA  Palestina Sambut Baik Pengakuan Negara-negara Barat

Siswantini Suryandari

Related Posts

Dua Aktor Laga Indonesia Tampil di Film The Furious

DUA aktor laga Indonesia Joe Taslim dan Yayan Ruhiyan dipastikan ambil bagian dalam film aksi Hong Kong dari rumah produksi Lionsgate berjudul ‘The Furious’ . Hal itu bisa dilihat dari…

  • Blog
  • March 26, 2026
28 Bidang Ilmu UGM Masuk Pemeringkatan QS WUR by Subject 2026

UNIVERSITAS Gadjah Mada kembali mencatat hasil positif dalam pemeringkatan QS World University Rankings (WUR) by Subject 2026 yang dirilis pada 25 Maret 2026. Pemeringkatan itu mencakup 55 bidang ilmu yang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Tiga Prajurit TNI Kembali Jadi Korban Ledakan di Lebanon, Indonesia Minta Usut Tuntas

  • April 4, 2026
Tiga Prajurit TNI  Kembali Jadi Korban Ledakan di Lebanon, Indonesia Minta Usut Tuntas

Bidang Ilmu Kehutanan dan Pertanian UGM Masuk Peringkat 151-200 Dunia

  • April 4, 2026
Bidang Ilmu Kehutanan dan Pertanian UGM Masuk Peringkat 151-200 Dunia

Wali Kota Bandung Sampaikan Duka atas Insiden Pohon Tumbang

  • April 4, 2026
Wali Kota Bandung Sampaikan Duka atas Insiden Pohon Tumbang

Jenazah TNI yang Gugur di Lebanon Dijadwalkan Tiba Malam ini

  • April 4, 2026
Jenazah TNI yang Gugur di Lebanon Dijadwalkan Tiba Malam ini

Iran Tembak Dua Pesawat AS dan Abaikan Usulan Gencatan Senjata 48 Jam

  • April 4, 2026
Iran Tembak Dua Pesawat AS dan Abaikan Usulan Gencatan Senjata 48 Jam

Jerman Tidak Yakin, AS Bakal Berani Gelar Operasi Darat ke Iran

  • April 4, 2026
Jerman Tidak Yakin, AS Bakal Berani Gelar Operasi Darat ke Iran