
FENOMENA jasa joki olahraga digital kini merambah ke platform Strava, aplikasi yang populer di kalangan pelari dan pesepeda. Layanan ini menawarkan jasa menjalankan atau bersepeda atas nama pengguna lain demi mengejar target aktivitas, lencana digital, atau peringkat tertinggi dalam leaderboard Strava.
Strava dikenal sebagai platform berbasis GPS yang merekam aktivitas fisik seperti lari, bersepeda, dan olahraga lainnya. Selain berfungsi sebagai catatan latihan pribadi, Strava juga menawarkan fitur kompetitif seperti tantangan bulanan, papan peringkat (leaderboard), hingga pencapaian KOM/QOM (King/Queen of the Mountain) untuk segmen rute tertentu.
Namun dalam perkembangannya, muncul tren di mana sebagian pengguna memilih untuk menggunakan jasa joki Strava. Joki ini akan melakukan aktivitas fisik menggunakan akun Strava milik kliennya. Aktivitas tersebut kemudian diunggah seolah-olah dilakukan oleh pemilik akun.
Fenomena ini menimbulkan perdebatan di komunitas olahraga. Sebagian menilai tindakan ini sebagai bentuk kecurangan digital, terutama ketika menyangkut kompetisi atau gengsi di dalam komunitas.
Strava sendiri memiliki sistem deteksi untuk aktivitas tidak wajar, seperti kecepatan yang melebihi batas normal atau rute yang tidak masuk akal. Aktivitas semacam itu dapat ditandai sebagai tidak sah dan dihapus dari leaderboard.
Harga jasa joki Strava
Harga jasa joki Strava bervariasi tergantung pada jenis layanan, tingkat kesulitan rute, dan target yang diminta. Namun, berdasarkan penelusuran di berbagai forum, media sosial, dan komunitas sepeda/lari, berikut kisaran umum tarif jasa joki Strava di Indonesia:
Joki KOM/QOM rinciannya mengejar peringkat tertinggi di segmen tertentu, biasanya pakai sepeda dengan kisaran Rp150.00-Rp500.000 per segmen.
Tantangan bulanan menyelesaikan challenge seperti 100 km, 200 km atau target elevasi dalam satu bulan sekitar Rp100.000 – Rp300.000.
Untuk target lencana atau mengejar badge tertentu seperti Gran Fondo atau Climbing Challenge sekitar Rp100.000 – Rp250.000
Untuk paket premium yaitu gabungan target bulanan, leaderboard, dan rute khusus Rp500.000 – Rp1.000.000 (tergantung durasi dan intensitas).
Tarif itu dipengaruhi oleh jenis olahraga, lari biasanya lebih murah dari sepeda. Jarak dan elevasi target seperti rute menanjak atau ekstrem bisa lebih mahal.
Lokasi joki dan klien misalnya berbeda kota maka pakai alat GPS atau data upload manual. Dan terakhir adalah tingkat kompetisi. Semakin banyak saingan di leaderboard, semakin sulit mengejar KOM/QOM). (*/S-01)









