
POLITEKNIK dan Akademi Komunitas yang berada di bawah naungan Kementerian Perindustrian, menggelar wisuda 173 lulusannya di Auditorium Politeknik ATK Yogyakarta. 80,92% lulusan telah terserap di lingkungan industri.
“Capaian ini menunjukkan kepercayaan industri terhadap kualitas kompetensi lulusan ATK. Seluruh wisudawan juga telah memperoleh sertifikat kompetensi sesuai standar kebutuhan industri kulit, karet, dan plastik,” kata Direktur Politeknik ATK Sonny Taufan.
Sonny lebih lanjut mengatakan tahun 2025 ini menjadi momentum penting bagi Politeknik ATK Yogyakarta untuk terus meningkatkan kinerja akademik dan non-akademik.
Ia memerinci Program Studi Teknologi Pengolahan Karet dan Plastik (TPKP), tahun ini berhasil meraih akreditasi Unggul, sementara akreditasi institusi meningkat dari peringkat B menjadi Baik Sekali.
Jejaring kerja
“Jumlah mahasiswa baru juga mengalami lonjakan signifikan, dari 149 orang pada tahun 2024 menjadi 265 orang pada tahun 2025,” katanya.
Selain itu, lanjutnya, kampus memperkuat jejaring kerja sama strategis melalui kelas internasional bersama PT Sailun Manufacturing Indonesia dan Qingdao Technical College, serta pelaksanaan beasiswa penuh kelas industri D3 TPK dengan dukungan Pemda Kabupaten Magetan dan asosiasi industri.
Dalam wisuda ini, Sonny menjelaskan lagi pada 2025, 11 pelenitian Politeknik ATK telah terimplementasi di industri, mendapatkan 20 Hak Kekayaan Intelektual, 7 karya ilmiah masuk di jurnal internasional bereputasi dan 2 penelitian mendapatkan dana hibah BPDP Kelapa Sawit dengan total pendanaan sebesar Rp1,6 miliar.
“Capaian tersebut menunjukkan meningkatnya produktivitas dosen serta relevansi riset yang dilakukan terhadap kebutuhan industri,” katanya. (AGT/N-01)







