
KEMENTERIAN Agama berkomitmen memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi dan hak asasi manusia.
Hingga memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya.
“Serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur,” kata Menteri Agama Nasaruddin Umar di acara Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-79, di Kantor Kemenag, Jumat (3/1).
Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-79 mengusung tema “Umat Rukun Menuju Indonesia Emas.
Menag Nasaruddin Umar juga menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam mendukung dan mengimplementasikan Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran.
Menag menambahkan bahwa Asta cita mengamanatkan betapa Indonesia Emas dapat terwujud jika umat hidup rukun dan harmonis.
“Sebaliknya, Indonesia emas akan sulit diwujudkan sekiranya umat tidak rukun dan tidak harmonis,” ujarnya.
Menag mengajak jajarannya untuk berperan serta dalam mewujudkan berbagai program kemaslahatan umat di tingkat nasional maupun global.
Selain itu Kemenag harus mampu menguatkan peran dalam kampanye penyelarasan kehidupan harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, sejalan dengan Asta Cita Presiden.
Ia menjelaskan bahwa suara agama sangat dibutuhkan dalam kampanye pencegahan kerusakan iklim.
Forum Conference of the Parties (COP) ke-28 tahun 2023 di Abu Dhabi dan COP ke-29 tahun 2024 di Azerbaijan.
Dalam perhelatan itu, secara khusus dibuka Paviliun Iman sebagai platform bersama para tokoh lintas agama. Platform ini untuk menyuarakan pentingnya pelestarian alam dari perspektif agama-agama.
Selain itu, Deklarasi Istiqlal yang ditandatangani oleh Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus dan Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta pada 5 September 2024.
Menagmenegaskan tentang pentingnya persatuan, toleransi, kemanusiaan, dan penanggulangan perubahan lingkungan. (*/S-01)








