Presiden Prabowo Diminta Batalkan Pembelian Mobil Pickup dari India

PRESIDEN Prabowo Subianto diminta membatalkan rencana impor 105 ribu kendaraan niaga dari India senilai Rp24,66 triliun oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Pasalnya kebijakan itu tidak mendukung perkembangan industri dalam negeri.

Bahkan, impor completely built up (CBU) disebut dapat mematikan industri otomotif dalam negeri. Demikian Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Saleh Husin.

Dia juga menilai rencana impor mobil ini sama sekali tidak menggerakkan ekonomi dan bertentangan dengan program industrialisasi yang digalakan pemerintah.

“Setelah menerima pandangan dari pelaku industri otomotif dan asosiasi, kami mengimbau Presiden agar membatalkan rencana impor 105.000 unit kendaraan niaga,” ujar Saleh Husin dalam keterangannya, Minggu (22/02/2026).

Rugikan otomotif nasional

Dia menyatakan perusahaan otomotif di dalam negeri pun mampu melayani permintaan mobil niaga untuk Koperasi Desa Merah Putih. Kebutuhan mobil pickup bahkan bisa dijadikan momentum untuk memajukan industri otomotif nasional.

BACA JUGA  Presiden Turki Erdogan akan ke Indonesia 12 Februari

Tapi impor itu justru mengancam keberlanjutan produksi mobil di dalam negeri. Industri komponen otomotif seperti mesin, bodi, sasis, ban, aki, kursi, hingga elektronik tidak berjalan.

“Semakin kuat produksi komponen otomotif lokal, semakin tinggi TKDN dan penyerapan tenaga kerja. Sebaliknya, impor itu akan membuat industri komponen nasional tertekan dan agenda hilirisasi serta industrialisasi melemah,” kata Saleh.

Saleh juga mengingatkan dalam agenda prioritas Presiden Prabowo Subianto, hilirisasi dan industrialisasi untuk membuka lapangan kerja. “Mengimpor mobil CBU sama saja dengan membunuh industri otomotif yang sedang tumbuh.”

Buatan lokal

Sebelumnya, Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) A Iman Sukri juga menyoroti rencana impor tersebut. Menurutnya, rencana itu bertentangan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto sendiri yang menargetkan kemandirian produksi kendaraan dalam tiga tahun ke depan.

BACA JUGA  Sivitas UGM Tuding Presiden dan DPR Khianati MK

“Presiden Prabowo sangat bangga menggunakan kendaraan produksi lokal, bahkan seluruh menteri dan pejabat pemerintah diarahkan menggunakan Maung. Tapi kok masih ada kementerian yang mewacanakan impor kendaraan,” katanya.

Menurut Iman, untuk mempercepat produksi kendaraan buatan lokal, Presiden Prabowo telah menyiapkan anggaran dan lahan untuk pabrik. Itu bertujuan untuk membangun rasa percaya diri dan nasionalisme.

Faktanya, kapasitas industri otomotif nasional masih sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan kendaraan komersial, termasuk pikap. Bahkan, kendaraan niaga ringan jenis pikap merupakan unggulan dalam negeri, tak hanya memenuhi kebutuhan domestik, melainkan ekspor,” ucapnya.

Impor mobil utuh

Sebelumnya diberitakan bahwa PT Agrinas Pangan Nusantara yang ditunjuk pemerintah sebagai pelaksana pembangunan fisik program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih), berencana mengimpor 105.000 unit kendaraan dari India untuk mendukung operasional.

BACA JUGA  Tarif Impor Dagang Indonesia ke AS Turun Jadi 19%

Impor tersebut terdiri dari 35.000 unit mobil pikap 4×4 produksi Mahindra & Mahindra Ltd. (M&M), 35.000 unit pikap 4×4 dari Tata Motors, serta 35.000 unit truk roda enam dari produsen yang sama. Pengiriman kendaraan dilakukan secara bertahap sepanjang 2026. Hingga saat ini, sebanyak 200 unit pikap Mahindra telah tiba di Indonesia.

Para pelaku industri otomotif dalam negeri pun berharap pemerintah memberi kesempatan kepada industri nasional agar dapat berpartisipasi memenuhi kebutuhan kendaraan operasional Kopdes Merah Putih sebagai bagian dari penguatan ekosistem industri otomotif dalam negeri. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Penalti Peralta Antar Persib Kalahkan The Cong-Viettel

PERSIB Bandung mengamankan poin penuh setelah menundukkan The Cong-Viettel dengan skor 1-0 pada matchday kedua Grup E ACL 2 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (14/10) malam. Gol tunggal…

BNPB Hormati Proses Hukum yang Dijalani KPK

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati proses hukum yang dijalani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal itu diungkapkan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Berton SP Panjaitan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Wamendikdasmen Harap Dewan Pendidikan Bisa Tingkatkan Mutu Layanan

  • October 14, 2026
Wamendikdasmen Harap Dewan Pendidikan Bisa Tingkatkan Mutu Layanan

Respons Berbagai Musibah Pemkab Garut Gelar Doa Bersama

  • October 14, 2026
Respons Berbagai Musibah Pemkab Garut Gelar Doa Bersama

Bupati Garut Soroti Kesenjangan Partisipasi Sekolah Swasta

  • October 14, 2026
Bupati Garut Soroti Kesenjangan Partisipasi Sekolah Swasta

Penalti Peralta Antar Persib Kalahkan The Cong-Viettel

  • October 14, 2026
Penalti Peralta Antar Persib Kalahkan The Cong-Viettel

Wamendagri Puji Inovasi Penanganan TB Jateng

  • October 14, 2026
Wamendagri Puji Inovasi Penanganan TB Jateng

Refleksi 196 Tahun Kabupaten Gunungkidul: Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine

  • October 14, 2026
Refleksi 196 Tahun Kabupaten Gunungkidul: Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine