Pelajaran dari Mali untuk Timnas U-23

TIM nasional Indonesia U-23 mendapat pelajaran berharga jelang tampil di multiajang SEA Games Thailand 2025. Saat melakoni laga uji coba melawan Mali U-23 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (15/22) malam tim besutan Indra Sjafri itu dihajar 0-3.

Rapuhnya pertahanan timnas dan mandulnya penyelesaian akhir menjadi faktor utama kekalahan skuad Garuda Muda. Mali bahkan langsung memimpin 1-0 saat laga baru berjalan lima menit lewat gol Sekou Doucoure yang menyambut bola hasil sepak pojok.

Saat Indonesia masih kesulitan mencetak gol, Mali kembali menambah keunggulan pada menit ke-35. Wilson Samake melakukan aksi individu melewati pertahanan Indonesia sebelum menuntaskannya dengan penyelesaian klinis untuk membawa tim tamu unggul 2-0.

BACA JUGA  Timnas Indonesia tidak Mau Anggap Enteng Timor Leste

Memasuki babak kedua, Indonesia melakukan perubahan dengan masuknya Wigi Pratama menggantikan Rahmat Arjuna yang cedera. Timnas tampil lebih agresif meski masih belum mampu menembus pertahanan Mali yang disiplin.

Pada menit ke-55, Indonesia mendapat peluang lewat tendangan bebas setelah Jenner dilanggar. Namun, sepakan Dony Tri masih melambung di atas mistar. Di sisi lain, Mali tetap berbahaya melalui serangan balik.

Meski penguasaan bola Indonesia meningkat karena pressing Mali menurun, masalah efektivitas masih menghambat. Petaka lahir pada masa injury time ketika kesalahan lini belakang Indonesia dimanfaatkan Moulaye Haidara untuk mencetak gol ketiga Mali dan menutup laga dengan skor 3-0.

Susunan Pemain:

Indonesia U-23: Cahya Supriadi, Ananda Raehan, Dony Tri, Frengky Missa, Kadek Arel, Kakang Rudianto, Raka, Ivar Jenner, Rafael Struick, Mauro Zijlstra, Rahmat Arjuna.

BACA JUGA  Timnas akan Melawan Kuwait dan Lebanon pada FIFA Matchday

Mali U-23: Bourama Kone, Gassama, Sekou, Dan Sinate, Isiaka, Hamidou, Boubakar, Moulaye, Pape, Wilson, Abubacar. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Bhayangkara Presisi Tancap Gas di Perdana Pembuka Final Four Proliga

JUARA bertahan Jakarta Bhayangkara Presisi tidak mau menyia-nyiakan momentum. Mereka langsung tancap gas pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 di Jawa Pos Arena, Surabaya, Kamis (2/4/2026) Tidak tanggung-tanggung,  tim…

Potensi Tsunami Berakhir, Satu Orang Jadi Korban Gempa Malut-Sulut

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan potensi tsunami akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Maluku Utara (Malut)-Sulawesi Utara (Sulut) sudah berakhir. Meski begitu masyarakat diimbau tetap…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Rawan Roboh, Satpol PP Kota Bandung Perketat Pengawasan Reklame

  • April 3, 2026
Rawan Roboh, Satpol PP Kota Bandung Perketat Pengawasan Reklame

KAI Wisata Hadirkan Fitur 90 degrees untuk di Kereta Panoramic

  • April 3, 2026
KAI Wisata Hadirkan  Fitur 90 degrees untuk  di Kereta Panoramic

Hari Penyiaran Nasional: Siapa yang Benar-benar Menjaga Ruang Publik Kita?

  • April 3, 2026
Hari Penyiaran Nasional: Siapa yang Benar-benar Menjaga Ruang Publik Kita?

Padi dan Jagung Paling Terdampak Godzilla El Nino

  • April 3, 2026
Padi dan Jagung Paling Terdampak Godzilla El Nino

Bupati Taput Ajak Jemaat Gaungkan Tempat Wisata Rohani

  • April 3, 2026
Bupati Taput Ajak Jemaat Gaungkan Tempat Wisata Rohani

Electrik PLN Sukses Redam JPE di Laga Perdana Final Four Proliga

  • April 3, 2026
Electrik PLN Sukses Redam JPE di Laga Perdana Final Four Proliga