
AMERIKA Serikat kemungkinan bakal berpikir berkali-kali sebelum benar melakukan operasi darat ke Iran. Pasalnya, harga yang harus mereka bayar sangat mahal.
Belum lagi potensi perang panjang dengan Teheran yang akan menguras waktu dan energi mereka. Hal tersebut diungkapkan Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul.
“Siapa pun yang ingin memberikan tekanan dalam situasi seperti ini harus punya beberapa pilihan. Setelah banyak negosiasi dengan AS, kami tak melihat Presiden Donald Trump serius mempertimbangkan operasi darat skala besar dan jangka panjang,” kata Wadephul.
Meski begitu, Wadephul menolak mengomentari pernyataan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier yang menyebut serangan AS dan Israel terhadap Iran sebagai pelanggaran hukum internasional.
“Pemerintah AS harus menjelaskan penilaiannya kepada kami secara lebih terperinci. Kami menunggu klarifikasi tersebut setelah Paskah,” kata Wadephul.
Ia juga menyatakan keprihatinannya atas pernyataan Trump mengenai kemungkinan AS keluar dari Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).
Sebelumnya, Donald Trump mengatakan AS akan melancarkan serangan besar terhadap Iran dalam dua hingga tiga pekan ke depan.
Sementara, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan mereka mempertimbangkan semua opsi dalam operasi militer terhadap Iran, termasuk kemungkinan melancarkan serangan darat. (*/A-01)






