
SAAT memasuki masa angkutan Lebaran 1447 H, KAI Logistik (Kalog) kembali bersinergi dengan induk perusahaan, PT KAI, dalam mendukung optimalisasi operasional kereta api.
Sinergi itu diwujudkan melalui pengiriman empat unit lokomotif berjenis hidrolik guna memperkuat kesiapan sarana operasional kereta api penumpang pada periode peningkatan mobilitas masyarakat.
VP of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari menyampaikan, kepercayaan yang diberikan oleh induk perusahaan ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi sebelumnya dalam program pemaksimalan aset lintas pulau.
Lonjakan mobilitas
Sebelumnya, perseroan juga telah berhasil memobilisasi 12 unit lokomotif dari Pulau Sumatra ke Pulau Jawa untuk mendukung kebutuhan operasional.
“Dengan tambahan armada ini, kesiapan sarana di wilayah operasional Jawa diharapkan semakin optimal dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada masa angkutan Lebaran,” terangnya.
Menurut Dwi, proses pengiriman lokomotif dilakukan melalui layanan Kalog Pro pada segmen Project Logistics, yang memiliki kapabilitas khusus dalam menangani pengiriman kebutuhan logistik dengan kategori heavy cargo.
Pada tahap pengiriman kali ini, pihaknya memobilisasi dua unit lokomotif seri BB203 dan dua unit lokomotif seri BB303 dengan total bobot mencapai 232 ton. Seluruh proses penanganan dilakukan dengan standar operasional yang ketat, mulai dari proses pemuatan, pengamanan unit selama perjalanan.
Integrasikan moda transportasi
“Distribusi lokomotif telah dimulai sejak 28 Februari 2026 dan dilaksanakan melalui jalur multimoda yang terintegrasi dengan rute pengiriman dari Stasiun Belawan di Divre I Sumatra Utara menuju Stasiun JICT di wilayah Daop 1 Jakarta,” jelasnya
Sebagai perusahaan yang telah mengantongi izin Badan Usaha Angkutan Multimoda (BUAM), Kalog mampu mengintegrasikan berbagai moda transportasi dalam proses distribusi logistik lintas wilayah. Integrasi ini memastikan proses pemindahan lokomotif dari titik asal hingga tujuan dapat berjalan secara aman, efisien dan minim hambatan teknis.
“Jenis lokomotif yang dikirim merupakan lokomotif diesel hidrolik yang dikenal memiliki fleksibilitas operasional tinggi dalam mendukung berbagai kebutuhan perjalanan kereta api. Dengan karakteristik tersebut, lokomotif ini diharapkan dapat semakin memperkuat keandalan sarana perkeretaapian dalam mendukung kelancaran operasional kereta api penumpang,” tuturnya.
Melalui langkah ini lanjut Dwi, perseroan menegaskan komitmennya dalam mendukung keandalan operasional transportasi perkeretaapian nasional secara berkelanjutan.
Sinergi dalam KAI Group diharapkan dapat menjaga kelancaran layanan kereta api selama masa angkutan Lebaran, sekaligus memastikan perjalanan masyarakat berlangsung dengan aman, nyaman dan tepat waktu. (zahra/A-01)







