
PT KAI Logistik (Kalog) mencatat pertumbuhan signifikan pada layanan kurir selama dua tahun terakhir sebesar 11 persen. Pada 2025, BUMN logistik tersebut membukukan volume pengiriman ritel mencapai 65.691 ton, meningkat dibandingkan 2024 yang tercatat 58.903 ton.
Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan. Secara tonase, volume pengiriman tertinggi didominasi paket sebesar 43.650 ton, disusul sepeda motor 19.350 ton, serta hewan peliharaan 1.745 ton.
Vice President of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari, mengatakan capaian pertumbuhan 11 persen dalam dua tahun terakhir menunjukkan perusahaan mampu menjawab tantangan dan dinamika industri logistik.
Menurutnya, pertumbuhan tersebut didorong oleh berbagai inisiatif strategis, mulai dari penguatan operasional, peningkatan layanan, hingga digitalisasi melalui penyempurnaan fitur aplikasi KAI Logistik TRAX untuk menghadirkan layanan kurir digital yang lebih nyaman bagi pelanggan.
“Penguatan jaringan layanan juga menjadi kunci keberhasilan pertumbuhan layanan kurir pada 2025. Jumlah Service Point Kalog meningkat 45 persen, dari 196 titik pada 2024 menjadi 284 titik hingga akhir Desember 2025. Peningkatan ini memberikan kemudahan akses dan pemerataan jaringan logistik,” ujar Dwi.
Ia menambahkan, tren pertumbuhan juga terlihat dari komoditas pengiriman. Sepeda motor menjadi komoditas dengan pertumbuhan tertinggi, mencapai 17 persen, dengan total pengiriman 134.708 unit sepanjang 2025.
Peningkatan tersebut, lanjut Dwi, turut didorong oleh penguatan layanan, termasuk fasilitas perlindungan melalui asuransi pengiriman dengan premi terjangkau, sehingga memberikan rasa aman bagi pelanggan.
Layanan pengiriman sepeda motor juga menjadi andalan pada momen strategis seperti mudik Lebaran, Natal dan Tahun Baru (Nataru), hingga awal tahun ajaran baru perkuliahan.
Selain itu, pengiriman hewan peliharaan juga menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, KAI Logistik mengelola pengiriman 158.092 hewan peliharaan atau tumbuh 15 persen dibandingkan 2024 yang tercatat 137.029 pengiriman. (Rava/S-01)









