Commuter Line Yogyakarta Angkut 10 Juta Penumpang 2025

COMMUTER Line Wilayah 6 Yogyakarta mencatat capaian positif sepanjang tahun 2025 dengan mengangkut lebih dari 10 juta penumpang. Jumlah tersebut terdiri atas 9.015.768 pengguna Commuter Line Yogyakarta–Palur dan 1.116.021 pengguna Commuter Line Prameks.

Sebagai perbandingan, jumlah pengguna Commuter Line pada 2023 tercatat sebanyak 7.335.145 orang dan meningkat menjadi 8.928.183 orang pada 2024. “Dari capaian tahun 2025 tersebut, terjadi pertumbuhan pengguna sebesar 13 persen dibandingkan tahun 2024,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, di Yogyakarta, Kamis (22/1).

Puncak mobilisasi penumpang tertinggi sepanjang 2025 terjadi pada 3 April, bertepatan dengan masa libur Lebaran. Pada hari tersebut, tercatat sebanyak 45.536 penumpang menggunakan Commuter Line Yogyakarta–Palur dan 6.179 penumpang Commuter Line Prameks.

“Jumlah ini sekitar 30 persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata penumpang pada hari libur lainnya. Hal ini menunjukkan Commuter Line menjadi moda transportasi utama masyarakat saat libur Lebaran, baik untuk bepergian maupun berwisata bersama keluarga,” jelas Karina.

BACA JUGA  Antisipasi Lonjakan Pengguna, Commuter Line Yogya Tambah 3 Perjalanan

Selain menjadi pilihan saat libur panjang, Commuter Line juga menjadi andalan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari. Sepanjang 2025, rata-rata jumlah penumpang pada hari kerja (weekday) mencapai 22.504 orang per hari untuk Commuter Line Yogyakarta–Palur dan 2.772 orang per hari untuk Commuter Line Prameks.

Commuter Line Yogyakarta efisien

Menurut Karina, tren tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Commuter Line sebagai moda transportasi yang efisien, terjangkau, dan andal. Pertumbuhan volume penumpang ini sekaligus menegaskan peran Commuter Line sebagai tulang punggung mobilitas masyarakat di wilayah Yogyakarta, Solo, Karanganyar, hingga Kutoarjo.

“KAI Commuter berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan guna mendukung mobilitas masyarakat,” tegasnya.

Yogyakarta diakui sebagai salah satu kota dengan daya tarik tinggi bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Stasiun Yogyakarta pun berperan sebagai simpul transportasi terintegrasi yang melayani kereta jarak jauh, Commuter Line, kereta bandara, serta bus Trans Jogja.

BACA JUGA  Libur Sekolah, Commuter Line Yogyakarta Tambah Jadwal Perjalanan

Mobilitas masyarakat di wilayah aglomerasi ini telah membentuk pola transportasi baru bagi warga Yogyakarta, Solo, dan Jawa Tengah dalam lima tahun terakhir.

Sepanjang 2025, seiring pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) Februari 2025, jumlah perjalanan Commuter Line Yogyakarta-Palur bertambah dari 24 menjadi 27 perjalanan per hari, sementara Commuter Line Prameks tetap melayani 10 perjalanan per hari.

Penambahan perjalanan tersebut diikuti dengan perluasan jam operasional dari pukul 05.00 WIB hingga 22.35 WIB.

Peningkatan layanan

Dari sisi fasilitas, KAI Commuter terus melakukan peningkatan layanan di stasiun. Sepanjang 2025, pembangunan ruang tunggu beserta fasilitas pendukung dilakukan di Stasiun Yogyakarta, Solo Balapan, dan Palur.

BACA JUGA  Libur Waisak KAI Commuter Yogyakarta Tambah 4 Perjalanan

Selain itu, pembangunan peron tinggi dilaksanakan di Stasiun Purwosari, serta penambahan kursi tunggu di Stasiun Kutoarjo.

Sementara dari sisi operasional, Karina menegaskan kinerja ketepatan waktu (On Time Performance/OTP) Commuter Line Wilayah 6 Yogyakarta sepanjang 2025 tetap terjaga dengan baik.

Dengan 27 perjalanan rutin dan hingga 31 perjalanan pada masa libur panjang untuk Commuter Line Yogyakarta-Palur, serta 10 perjalanan Commuter Line Prameks yang terintegrasi dengan lebih dari 30 perjalanan kereta api jarak jauh, sinergi operasional bersama KAI Daop 6 Yogyakarta berjalan solid.

Tercatat, rata-rata ketepatan waktu pemberangkatan mencapai 99,4 persen, sementara ketepatan waktu kedatangan berada di angka 98,5 persen. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Negara-negara NATO Nggak Sudi Bantu Trump Buka Selat Hormuz

TUNTUTAN Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada negara-negara NATO untuk membantunya  membuka Selat Hormuz yang diblok Iran ditolak mentah-mentah. Penolakan itu salah satunya ditegaskan Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul.…

Pertamina Tambah 9 Juta Tabung LPG di Jateng dan DIY

MENYAMBUT libur Idulfitri, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menyalurkan tambahan pasokan LPG 3 kg lebih dari 9 juta tabung di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Holding BUMN Industri Pertahanan Lepas 900 Pemudik

  • March 17, 2026
Holding BUMN Industri Pertahanan Lepas 900 Pemudik

Pemerintah Targetkan tidak Ada Warga Berlebaran di Tenda

  • March 17, 2026
Pemerintah Targetkan tidak Ada Warga Berlebaran di Tenda

Negara-negara NATO Nggak Sudi Bantu Trump Buka Selat Hormuz

  • March 17, 2026
Negara-negara NATO Nggak Sudi Bantu Trump Buka Selat Hormuz

Rumah Warga Roboh, TNI/Polri Bersama BPBD dan Perangkat Desa Lakukan Penanganan Darurat 

  • March 17, 2026
Rumah Warga Roboh, TNI/Polri Bersama BPBD dan Perangkat Desa Lakukan Penanganan Darurat 

Puncak Arus Kendaraan di GT Kalikangkung Terjadi Siang hingga Sore Hari

  • March 17, 2026
Puncak Arus Kendaraan di GT Kalikangkung Terjadi Siang hingga Sore Hari

Buka Perdana di Jakarta, Hikiniku to Come Siap Manjakan Lidah Pecinta Kuliner

  • March 16, 2026
Buka Perdana di Jakarta, Hikiniku to Come Siap Manjakan Lidah Pecinta Kuliner