
MENTERI Kehutanan, Raja Juli Antoni, mengapresiasi Polri atas keterlibatannya mewujudkan swasembada pangan dengan penanaman jagung. Bahkan, ia bergurau bawah Polri tengah demam jagung.
“Jajaran Kapolda itu sekarang lagi demam jagung di bawah Pak Kapolda. Tadi perbincangan termasuk ketika dengan Ibu Ketua Komisi IV ke Sumatra Barat. Pak Kapolda percakapan dengan kami dan juga dengan kepala daerah yang hadir itu selalu di mana lagi ada lahan untuk saya tanam,” ungkap Menteri Perhutanan di Semarang, Rabu (9/7).
Ia mengungkap hal itu saat kunjungan ke berbagai daerah seperti Riau, Kalimantan Tengah, hingga Sumatra Barat.
Menteri Perhutanan mengaku sering bertemu dengan para Kapolda yang menyatakan kesiapannya menyediakan dan mengelola lahan perhutanan sosial untuk penanaman jagung.
“Saya ke Riau, ke Kalteng, ketemu dengan Kapolda, ke Kaltim, semuanya selalu meminta, ‘Ada lagi nggak lahan perhutanan sosial untuk kita tanam?’” ungkap Menteri Raja Juli.
Lebih jauh ia menegaskan, Polri mengambil peran besar di sektor ketahanan pangan. Polri tak hanya kali ini saja turun langsung menyukseskan program pemerintah.
Disebutkannya, keberhasilan Indonesia mengendalikan Covid-19 tak lepas dari kontribusi besar Polri.
“Tidak berlebihan kalau kita katakan, dalam kasus Covid-19, rasanya kita tidak akan menjadi negara yang bebas Covid-19 dengan segera kalau tidak ada kontribusi dari Polri,” ungkapnya.
Ditambahkannya, untuk program ketahanan pangan nasional berbasis jagung ini tak hanya menggandeng kementerian terkait saja. Polri dan TNI juga dilibatkan untuk mewujudkannya.
Antar lembaga negara mencari lahan tidur untuk dimanfaatkan demi mendukung program besar Presiden Prabowo Subianto.
“Pendek kata, semua sedang berkompetisi secara sehat, lomba-lomba untuk kebaikan, untuk mewujudkan swasembada pangan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto,” pungkasnya. (Htm/S-01)









