Pengelolaan Tambang Harus Ditangani Ahli

LUKMAN Hakim Saifuddin,  Anggota Gerakan Nurani Bangsa tidak setuju pengelolaan tambang diserahkan kepada bukan ahlinya.

Menurutnya pengelolaan tambang tidak sederhana dan cukup kompleks.

Hal ini merujuk pada rencana pemerintah akan menyerahkan pengelolaan tambang kepada perguruan tinggi dan ormas.

“Pengelolaan tambang harus ditangani secara profesional dan bertanggung jawab oleh ahlinya,” kata lukman Hakim Saifuddin dalam keterangan tertulis, Selasa (28/1).

Karena itu Pemerintah hendaknya sangat ketat dan selektif memberikan Izin Usaha Pertambangan (IUP) kepada pihak tertentu.

Hanya kepada pihak berpengetahuan, berpengalaman, akuntabel, dan miliki rekam jejak baik di bidang pertambangan yang berhak kelola tambang.

Politisi yang pernah menjadi anggota DPR RI ini menegaskan bahwa Pemerintah tidak boleh serampangan menebar IUP.

BACA JUGA  Universitas Pandanaran Dorong UMKM Olahan Pisang Naik Kelas

“Apalagi diberikan kepada pihak yang dikehendaki, seperti ormas atau perguruan tinggi,” tegas Menteri Agama periode 2014–2019 itu.

Kedua lembaga itu bukanlah institusi profesional yang punya pengalaman cukup di bidang tambang.

Pemberian IUP kepada pihak-pihak yang tidak kompeten, sepertiormas atau perguruan tinggi akan timbulkan fitnah.

Alih-alih berharap maslahat, yang didapat malah mafsadat.

Ia berpendapat bila suatu urusan diserahkan kepada pihak yang bukan ahlinya, maka tunggulah saat kehancurannya.

Lukman menyarankan sebaiknya Pemerintah kembali berpegang pada konstitusi.

Merujuk pada Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 tegas menyatakan: “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.”

BACA JUGA  UNY Kembali Kukuhkan Lima Guru Besar Baru

Pasal 33 telah menyatakan bahwa negara yang mestinya mengelola tambang, dan hasilnya dimanfaatkan untuk kesejahteraan segenap rakyat. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

BANDARA Internasional Juanda di Kabupaten Sidoarjo mencatatkan prestasi perdana di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan meraih penghargaan World Safety Organization Indonesia Safety Culture (WISCA) 2026. Bandara di bawah…

Pemprov Jabar Komit Perkuat Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan pentingnya kolaborasi Pemprov dengan Bank Indonesia (BI) guna memperkuat pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Hal tersebut diungkapkan Dedi seusai menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan Bank…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

  • May 13, 2026
Bekuk Al-Rayyan 3-1, Hyundai Capital Lolos ke Semifinal AVC

Program Terpujilah GURU dari Sumedang Dirilis Telkomsel

  • May 13, 2026
Program Terpujilah GURU dari  Sumedang Dirilis Telkomsel

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

  • May 13, 2026
Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

  • May 13, 2026
Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

  • May 13, 2026
Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

  • May 13, 2026
Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara