
SEBANYAK 69 siswan calon pendaftar peserta didik baru (PPDB) Semarang dianulir karena piagam kejuaraan Malaysia Internasional Marching Band Virtual Championship 2022 diragukan keabsahannya.
Menurut Pj. Gubernur Jateng,Nana Sudjana piagam yang yang digunakan 69 calon PPDB Semarang untuk mendaftar SMA/SMK Negeri di Kota Semarang melalui jalur prestasi itu diragukan keabsahannya.
“Hasilnya disimpulkan bahwa piagam penghargaan dari kejuaraan Malaysia International Marching Band Virtual Championship 2022 diragukan keabsahannya, sehingga direkomendasikan tidak untuk digunakan sebagai penambah nilai komponen akhir PPDB jalur prestasi,” kata Nana Sudjana saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di kantornya, Rabu, (10/7).
Keputusan itu diambil setelah melalui penelusuran dan penelitian yang dilakukan Tim Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat Provinsi Jateng terhadap dokumen yang diperlukan.
Selain itu juga meminta keterangan kepada orang tua calon peserta didik, unsur sekolah, komite sekolah, pembina dan pelatih marching band, serta Pengurus Drumband Indonesia (PDBI) Jateng.
Kesimpulan itu juga diputuskan setelah melakukan pembahasan bersama dengan tim PPDB, Ombudsman RI Perwakilan Jateng.
Juga Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jateng, Biro Hukum Setda Jateng, dan beberapa kepala Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jateng.
Atas rekomendasi tersebut, calon peserta didik yang dinyatakan lolos seleksi jalur prestasi dengan menggunakan piagam penghargaan tersebut, tetap dapat mengikuti PPDB jalur prestasi. Namun hanya dihitung berdasarkan nilai raport semester 1 sampai dengan semester 5.
“Penghargaan itu dianggap tidak ada nilainya, karena keabsahannya diragukan,” ucap Nana.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, Uswatun Hasanah menambahkan calon peserta didik yang menggunakan piagam tersebut ada 69 orang.
Piagam tersebut digunakan untuk mendaftar di SMA/SMK dengan rincian SMA Negeri sebanyak 65 orang dan SMK Negeri sebanyak 4 siswa. Seluruhnya tersebar di SMAN 1 Semarang, SMAN 3 Semarang, SMAN 5 Semarang, SMAN 6 Semarang, SMAN 14 Semarang, SMKN 7, dan SMKN 6.
Jadwal Daftar Ulang
Hingga 10 Juli 2024 pukul 15.00 WIB, jumlah calon peserta didik SMA dan SMK Negeri di Jateng yang diterima online sebanyak 221.781 orang.
Dari jumlah itu, yang sudah daftar ulang sebanyak 215.468 anak. Sedangkan yang belum melakukan daftar ulang sebanyak 6.312 orang. Adapun tahapan daftar ulang akan berakhir 12 Juli 2024.
Calon peserta didik yang dinyatakan lolos seleksi PPDB daring, namun tidak melakukan daftar ulang sesuai jadwal dan ketentuan dinyatakan mengundurkan diri. Selanjutnya akan digantikan calon peserta didik cadangan. (Htm/S-01).







