
KECELAKAAN maut yang melibatkan sebuah mobil sedan Honda Civic dan truk box Fuso terjadi di Jalan Raya Juanda, tepatnya di depan kantor BPJS Ketenagakerjaan, Desa Sedati Agung, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, pada Kamis (26/3) dini hari.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB tersebut mengakibatkan pengemudi mobil sedan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban diketahui berinisial FPT, 40, seorang karyawan swasta, asal Jalan Masjid Kelurahan Prapen Kecamatan Tenggilis Mejoyo Kota Surabaya. Saat kejadian, korban tengah mengemudikan Honda Civic bernomor polisi L 1809 BAI.
Keterangan polisi

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, kecelakaan bermula saat mobil yang dikemudikan korban melaju kencang dari arah barat menuju timur.
Setibanya di lokasi kejadian, mobil diduga melaju dengan kecepatan tinggi menabrak bagian samping kanan belakang truk box Fuso bernomor polisi W 8910 UR yang sedang melakukan manuver putar balik di depannya.
”Mobil melaju dari barat, tiba-tiba menabrak truk yang sedang putar balik. Benturannya sangat keras,” kata Yoyok, salah seorang saksi mata di lokasi.
Kerasnya benturan mengakibatkan mobil Civic tersebut terguling ke sisi kiri hingga masuk ke lajur lambat di sisi utara jalan. Kondisi kendaraan dilaporkan rusak parah, sementara pengemudi mengalami luka fatal yang menyebabkan korban meninggal dunia di tempat.
Evakuasi korban
Petugas kepolisian bersama tim ambulans dan petugas BPBD segera tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, serta mengevakuasi jasad korban. Sementara itu, pengemudi truk box Fuso berinisial GS,31, warga Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut tengah ditangani oleh Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Sidoarjo untuk proses penyelidikan lebih mendalam.
Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, AKP Yudhi Anugrah Putra, mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama pada dini hari atau saat melintasi jalan dengan jarak pandang terbatas.
”Kami meminta pengendara untuk selalu menjaga konsentrasi, mengatur kecepatan, dan tetap berada di jalur masing-masing guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” kata AKP Yudhi. (OTW/M-01)







