157 Tokoh Ormas Berkomitmen Jaga Kondusivitas selama Ramadan

UNTUK menjaga keamanan dan ketertiban, Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) mengambil langkah preventif dengan merangkul para tokoh organisasi kemasyarakatan (ormas) se-Jawa Tengah dalam kegiatan Pembinaan Ormas dan Deklarasi Damai di Hotel Plaza, Jl. Setiabudi, Srondol Kulon, Semarang, Jumat (27/2) sore.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Dirbinmas Polda Jateng Siti Rondhijah tersebut dihadiri 157 peserta dari 22 ormas tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan dialogis, menegaskan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas sosial dan keamanan masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H.

Dalam sambutannya, Dirbinmas menegaskan bahwa peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan penegak hukum tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan dan keterlibatan aktif para tokoh masyarakat, khususnya pimpinan ormas.

“Ormas memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dan aparat keamanan. Kolaborasi inilah yang menjadi kunci dalam menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif,” tegasnya.

BACA JUGA  Wali Kota Bandung Ingatkan Warga Soal Sampah Pasca-Lebaran

Sinergi kelembagaan

Sebagai bagian dari pembinaan, peserta menerima paparan dari sejumlah narasumber lintas fungsi. Plt. Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Tengah menyampaikan pentingnya sinergi kelembagaan ormas dalam menciptakan harkamtibmas.

Sementara itu, perwakilan Ditintelkam Polda Jateng memaparkan analisa, prediksi, serta rekomendasi menghadapi potensi kerawanan dan dinamika kamtibmas selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

Tak hanya pendekatan persuasif, Ditreskrimum Polda Jateng juga mengingatkan bahwa Polri tetap akan bertindak tegas terhadap oknum ormas yang melakukan pelanggaran hukum.

Pesan ini menjadi penegasan bahwa sinergi berjalan beriringan dengan kepatuhan terhadap aturan hukum yang berlaku.

Menjaga harmoni

Dalam kesempatan tersebut, Dirbinmas mengajak seluruh ormas untuk menjadi teladan di tengah masyarakat dengan menjaga harmoni, mencegah kesalahpahaman maupun gesekan antar kelompok.

Selain itu juga aktif mengedukasi anggota agar tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban seperti penjualan miras ilegal, pembuatan petasan, perang sarung, hingga balap liar yang kerap marak menjelang sahur.

BACA JUGA  Polda Metro Jaya Ajak Masyarakat Bantu Cegah Tawuran dan Begal

Para pimpinan ormas juga diimbau untuk berkoordinasi dengan kepolisian apabila menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan massa, sebagai langkah antisipasi guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebagai simbol komitmen bersama, seluruh peserta mengikuti pembacaan deklarasi damai yang dipimpin langsung oleh Dirbinmas, dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi oleh perwakilan ormas yang hadir.

Deklarasi damai

Adapun isi Deklarasi Damai Antisipasi Gangguan Kamtibmas Bulan Ramadhan / Idul Fitri 1447 Hijriah / 2026 Masehi tersebut menegaskan:
Bersama Polri menolak dengan tegas segala aksi anarkis dan pengrusakan serta perusuh masyarakat;

Mendukung tindakan tegas Polri dalam upaya terciptanya situasi yang aman, tertib dan kondusif;

Siap melaporkan segala bentuk ancaman, gangguan, tindakan, aksi anarkis dan pengrusakan serta perusuh masyarakat;
Siap mendukung program-program pemerintah untuk meningkatkan perekonomian negara dan kesejahteraan masyarakat; Siap bersama jaga lingkungan, jaga warga, jaga aturan dan jaga amanah di wilayah Jawa Tengah.

BACA JUGA  Ingin Kuasai Harta Korban, IRS Nekad Bunuh Temannya sendiri

Tanggung jawab sosial

Kabid Humas Polda Jateng Artanto menyampaikan apresiasi atas komitmen yang ditunjukkan para pimpinan ormas. Menurutnya, deklarasi damai ini merupakan wujud kedewasaan dan tanggung jawab sosial para tokoh ormas di Jawa Tengah.

Ia berharap kolaborasi yang terbangun tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan terus diwujudkan dalam langkah nyata di lapangan demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

“Momentum Ramadhan harus menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan, bukan sebaliknya. Dengan komunikasi yang baik dan sinergi yang terjaga, kami optimistis situasi kamtibmas di Jawa Tengah akan tetap aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya. (Htm/B-2)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

KEPOLISIAN Daerah Istimewa Yogyakarta menyampaikan perkembangan terbaru terkait situasi kamtibmas pascaaksi demo masyarakat di kawasan Gedung DPRD DIY pada Selasa malam. Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan,  menjelaskan situasi…

Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah

Polda Jawa Tengah mengungkap jaringan perjudian jenis togel yang beroperasi di Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan, dan Kota Semarang. Pengungkapan ini menyasar sejumlah peran dalam praktik perjudian, mulai dari pengepul kupon,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyerangan Rombongan Persib U-18

  • October 21, 2026
Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Penyerangan Rombongan Persib U-18

Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

  • October 21, 2026
Polda DIY Pastikan 32 Peserta Aksi yang Diamankan sudah Dipulangkan

Program Bagi HP Gratis Berisiko Jadi Beban Fiskal dan Boros Anggaran

  • October 21, 2026
Program Bagi HP Gratis Berisiko Jadi Beban Fiskal dan Boros Anggaran

Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender

  • October 20, 2026
Mahasiswa UNY Kembangkan E-Modul IPA Responsif Gender

Pulihkan Mental Pemain U-18, Persib Terus Lakukan Pendampingan

  • October 20, 2026
Pulihkan Mental Pemain U-18, Persib Terus Lakukan Pendampingan

Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah

  • October 20, 2026
Polda Jateng Bongkar Jaringan Judi Togel Lintas Wilayah