
POLDA Jawa Tengah memastikan percepatan perbaikan tanggul jebol di wilayah Kabupaten Grobogan berjalan optimal. Langkah itu dilakukan guna menjamin kelancaran arus lalu lintas serta distribusi logistik, terutama menjelang arus mudik lebaran.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menyampaikan bahwa proses pemulihan masih berlangsung. Tahapan saat ini meliputi penutupan tanggul menggunakan alat berat serta normalisasi saluran irigasi. Setelah tanggul tertutup, perbaikan badan jalan yang terputus akan segera dilakukan oleh Dinas PU.
“Proses perbaikan diperkirakan memakan waktu sekitar satu minggu. Kami menargetkan sebelum Lebaran jalur ini sudah kembali normal sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tetap lancar,” ujarnya seusai meninjau lokasi jebolnya tanggul Sungai Tuntang di Desa Tinanding, Kecamatan Godong, Rabu (18/2).
Rekayasa dan pengalihan arus

Akibat putusnya akses jalan utama, kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas. Kendaraan besar (truk sumbu tiga ke atas) dari arah Semarang menuju Grobogan dialihkan melalui jalur Demak – Dempet.
Kendaraan kecil dan sepeda motor diarahkan melalui rute Gubug – Kemiri – Jeketro – Truko – Wolo – Penawangan, serta sebaliknya menuju Grobogan.
Personel kepolisian disiagakan di sejumlah titik pengalihan untuk memberikan informasi kepada pengendara sesuai jenis kendaraan yang melintas.
Imbauan kepada Masyarakat
Polda Jateng mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas serta tidak mendatangi lokasi hanya untuk menyaksikan proses perbaikan karena dapat menghambat pekerjaan. Masyarakat juga diminta memantau perkembangan melalui kanal informasi resmi dan memastikan informasi berasal dari sumber yang kredibel.
Dengan sinergi lintas instansi dan dukungan masyarakat, diharapkan jalur Semarang–Purwodadi dapat kembali berfungsi normal sebelum periode mudik Lebaran dimulai. (Htm/N-01)






