
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman mengungkapkan bahwa angin kencang yang melanda sejumlah wilayah, seperti Kepanewon Pakem dan sekitarnya, dipicu oleh siklon tropis Luana, aktivitas angin di lapisan udara atas.
Kepala BPBD Sleman Haris Martapa menjelaskan, berdasarkan analisis kondisi meteorologi, terdapat aktivitas angin kencang di lapisan 925 milibar (sekitar 762 meter) di wilayah Jawa dengan kecepatan berkisar 10–45 knots atau setara 18–83 km per jam.
Menurutnya, kondisi tersebut merupakan dampak tidak langsung dari Siklon Tropis “Luana” yang berada di sekitar pantai barat laut Australia. Pengaruh sistem tersebut menyebabkan wilayah dengan topografi dataran tinggi berpotensi terdampak angin kencang.
“Fenomena ini bersifat lokal dan sementara, namun tetap berpotensi menimbulkan dampak seperti pohon tumbang, kerusakan ringan bangunan, serta gangguan aktivitas masyarakat,” ujar Haris, Sabtu.
BPBD Sleman mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari berteduh di bawah pohon, baliho, maupun bangunan yang rentan saat terjadi angin kencang. (AGT/S-01)







