
SEORANG remaja penyandang autisme tewas dalam kebakaran yang terjadi di sebuah rumah kontrakan di Desa Kloposepuluh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Kamis malam (22/1). Korban ditemukan meninggal dunia di atas tempat tidurnya yang hangus terbakar.
Peristiwa tragis itu terjadi di RT 3 RW 1 Desa Kloposepuluh. Rumah kontrakan tersebut ditempati Supeno (65) bersama keluarganya dan diketahui milik seorang warga bernama Nisa.
Dari bagian depan rumah, tidak tampak bekas kebakaran. Pasalnya, api hanya melalap satu kamar di bagian belakang rumah. Namun, kebakaran tersebut berujung fatal karena menelan korban jiwa.
Korban diketahui bernama Pramuria Ajie (23), anak keempat dari lima bersaudara. Ia bersama orang tua dan saudara-saudaranya telah tinggal di rumah kontrakan itu selama tiga bulan terakhir.
Menurut keterangan ayah korban, Supeno, saat kejadian putranya tidur sendirian di kamar belakang. Kebiasaan tersebut sudah sering dilakukan korban.
Supeno menduga kebakaran dipicu arus pendek listrik atau colokan ponsel yang longgar. Pasalnya, korban kerap menggunakan ponsel di dalam kamar.
“Saya menduga anak saya pingsan saat awal kebakaran akibat asap di dalam kamar. Dia tidak sempat menyelamatkan diri ketika api menghanguskan seluruh tempat tidur,” ujar Supeno.
Api dengan cepat membakar tempat tidur berbahan spon yang mudah terbakar, sehingga keluarga tidak sempat menyelamatkan korban. Istri Supeno bahkan sempat pingsan setelah mengetahui anaknya tidak tertolong.
Jenazah korban telah dimakamkan di Surabaya, sesuai alamat KTP keluarga yang tercatat di Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo. (OTW/S-01)







