Bocah 5 Tahun Tewas Mengapung di Selokan Mataram

POLSEK Mlati menerjunkan personel ke tempat kejadian perkara (TKP) di ruas Kutu Asem, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Senin (19/1) dini hari setelah menerima laporan ditemukan mayat bocah mengapung di Selokan Mataram.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati warga telah berkerumun di sekitar TKP. Berdasarkan keterangan warga, korban lebih dahulu dibawa oleh orang tuanya ke Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM menggunakan kendaraan pribadi.

Korban diketahui berinisial MIFR (5), seorang anak laki-laki warga Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman.

Petugas kepolisian kemudian mendatangi RSA UGM untuk memastikan kondisi korban. Berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, korban telah dinyatakan meninggal dunia lebih dari 10 menit sebelum dilakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

BACA JUGA  Menteri Perdagangan Tinjau SPBU Disegel di Sleman

Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 23.50 WIB. Saat itu, para saksi yang tengah melaksanakan ronda malam menerima informasi dari seorang pengendara sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya mengenai adanya benda menyerupai anak yang hanyut terbawa arus sungai.

“Para saksi kemudian melakukan pengecekan dan mendapati seorang anak dalam kondisi tertelungkup di aliran sungai. Korban lalu dievakuasi secara manual oleh warga dan kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Mlati,” ujar Salamun, Senin (19/1).

Polisi juga telah meminta keterangan dari orang tua korban. Berdasarkan keterangan tersebut, sekitar pukul 20.00 WIB korban masih terlihat tidur bersama ibunya. Ayah korban kemudian keluar rumah untuk mengikuti kegiatan ronda malam.

BACA JUGA  KA Bangunkarta Tabrak Mobil dan Motor di Prambanan, Tiga Tewas

Sekitar pukul 23.00 WIB, ayah korban kembali ke rumah dan mendapati pintu dalam keadaan terbuka serta korban sudah tidak berada di tempat tidurnya. Orang tua korban kemudian melakukan pencarian hingga akhirnya mendapat informasi bahwa korban ditemukan di aliran sungai.

Dalam penanganan kasus ini, Polsek Mlati telah melakukan sejumlah langkah kepolisian, antara lain mendatangi dan mengamankan TKP, menghubungi Tim Inafis Polresta Sleman, mendata saksi-saksi dan identitas korban, melakukan pengecekan ke RSA UGM, serta membuat laporan dan melaporkan kejadian kepada pimpinan.

Saat ini, peristiwa tersebut masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Mlati untuk pendalaman lebih lanjut guna memastikan penyebab meninggalnya korban.

“Apabila ditemukan adanya unsur pidana, maka akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata Salamun. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Sleman Temple Run Targetkan 1500 Peserta

Siswantini Suryandari

Related Posts

Hujan Angin, Tiga Reklame di Kota Bandung Roboh Timpa Empat Mobil

CUACA buruk terjadi di kota Bandung pada Sabtu (28/3) siang. Hujan yang disertai angin kencang membuat tiga papan reklame roboh dan menimpa empat unit mobil di Jalan Buahbatu. Menurut Kepala…

Sekitar 700 Ribu Wisatawan Serbu Bandung saat Libur Lebaran

LONJAKAN wisatawan ke Kota Bandung selama libur Lebaran 2026 melampaui ekspektasi. Hingga pertengahan masa libur, jumlah pengunjung tercatat mencapai sekitar 700 ribu orang. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengaku terkejut…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Jay Idzes dan Safira Ika Putri Raih Gelar Pemain Terbaik

  • March 29, 2026
Jay Idzes dan Safira Ika Putri Raih Gelar Pemain Terbaik

Resmi Bantu Iran, Houthi Serang Israel dengan Rudal Balistik

  • March 28, 2026
Resmi Bantu Iran, Houthi Serang Israel dengan Rudal Balistik

Hujan Angin, Tiga Reklame di Kota Bandung Roboh Timpa Empat Mobil

  • March 28, 2026
Hujan Angin, Tiga Reklame di Kota Bandung Roboh Timpa Empat Mobil

2.561.629 Pemudik Sudah Tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran

  • March 28, 2026
2.561.629 Pemudik Sudah Tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran

Mantan Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia

  • March 28, 2026
Mantan Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia

Sekitar 700 Ribu Wisatawan Serbu Bandung saat Libur Lebaran

  • March 28, 2026
Sekitar 700 Ribu Wisatawan Serbu Bandung saat Libur Lebaran