
SUDAH dua pekan bencana longsor terjadi di Desa Parbubu Dolok , kecamatan Tarutung kabupaten Tapanuli Utara, Sumut. Namun hingga kini belum ada bantuan dari dinas terkait untuk mengeruk tanah yang menimbun hampir setengah badan rumah milik Dedi Sitinjak, 35 dan H.Br.pasaribu, 63.
Mereka khawatir akan terjadi longsor susulan mengingat masih tingginya curah hujan.
Kepala Desa Parbubu Dolok, Harsenius Sihombing mengatakan sudah mengusulkan kepada pemerintah kabupaten Tapanuli Utara melalui Camat Tarutung soal bantuan itu.
Tetapi sampai saat ini belum realisasi di karenakan alat berat masih berada di lokasi bencana paling parah di kecamatan Adian Koting.
Menurut seorang warga Manonggo Lumbantobing (45) jika alat berat belum bisa di datangkan, sejatinya Unit Damkar kab.Tapanuli Utara bisa menyemprot lumpur dan tanah di lokasi. Hal itu untuk mengurangi material yang menimbun rumah korban.. (Harianto Panggabean/N-01)







