
TIM SAR kembali menemukan 13 jenazah korban di mushalla Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo yang runtuh dalam pencarian pada Sabtu (4/10) malam hingga Minggu (5/10) dini hari.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit mengatakan untuk korban ke-38 dievakuasi pada pukul 23:26 WIB, dan korban ke-39 dievakuasi pada pukul 23:29 WIB.
“Sistem kerjanya sama yaitu dengan menggunakan alat berat sebagai pembuka akses untuk kemudian tim SAR melaksanakan evakuasi jika memang terlihat,” kata Nanang di Sidoarjo, Minggu.
Selanjutnya, kata dia, upaya pencarian dan evakuasi pun terus berlanjut dan tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 11 korban. Dengan demikian korban tewas dalam musibah itu kini bertambah menjadi 37 orang per Minggu (5/10).
“Proses demi proses dilakukan dengan hati-hati, mengingat banyaknya material bangunan yang masih menutupi area pencarian,” kata Nanang.
Dari hasil temuan terbaru tersebut, total korban runtuhnya mushalla Ponpes Al Khoziny mencapai 141 orang. Dari jumlah tersebut, 104 orang selamat, dan 37 orang lainnya meninggal.
Sementara itu, masih ada sekitar 26 orang korban yang masih belum ditemukan. Seperti diberitakan sebelumnya, gedung tiga lantai termasuk musala di asrama putra Pondok Pesantren Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, ambruk, Senin (29/9) sore. (*/N-01)








