
BANGKAI KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di perairan Selat Bali akhirnya ditemukan dalam posisi terbalik oleh Tim SAR gabungan.
Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya ditemukan pada jarak sekitar 3,9 kilometer dari titik awal kapal dilaporkan tenggelam. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim SAR yang selama 10 hari melakukan pencarian intensif.
“Saya telah menerima informasi bahwa KMP Tunu Pratama Jaya ditemukan dalam kondisi terbalik. Saya mengapresiasi kinerja gigih tim SAR gabungan yang telah berupaya maksimal mencari posisi kapal serta para korban yang belum ditemukan,” ujar Menhub Dudy dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (13/7).
Dilansir dari laman resmi Kementerian Perhubungan, hingga Sabtu (12/7) atau H+10 operasi pencarian, total korban yang berhasil ditemukan mencapai 48 orang. Dari jumlah tersebut, 30 orang selamat dan 18 lainnya dinyatakan meninggal dunia.
Setelah posisi kapal ditemukan, Tim SAR gabungan akan menyusun rencana pengangkatan kapal dengan mempertimbangkan faktor keselamatan, terutama karena arus bawah laut di wilayah Selat Bali yang cukup deras.
“Proses pengangkatan kapal akan mengikuti standar operasional prosedur (SOP) secara ketat untuk memastikan keselamatan seluruh tim. Kami berharap proses ini berjalan lancar dan dapat mendukung investigasi lebih lanjut atas insiden ini,” tambah Menhub.
Hingga kini 17 korban lainnya penumpang KMP Tunu Pratama Jayal masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian. (*/S-01)







