Helikopter Super Puma TNI AU Pantau Banjir di Pelalawan

HELIKOPTER Super Puma H-3218 TNI AU dari Skadron Udara 6 Lanud Atang Sanjaya dikerahkan untuk misi patroli udara memantau dampak banjir di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Rabu (19/3).

Dipimpin oleh Kapten Pnb Tian, helikopter tersebut juga menjalankan latihan rutin standby SAR (Search and Rescue) yang biasa dilakukan di Lanud Roesmin Nurjadin.

Banjir yang melanda Kabupaten Pelalawan sejak Senin (17/3),, disebabkan oleh curah hujan tinggi yang mengakibatkan Sungai Kampar meluap.

Ribuan rumah warga di berbagai desa terdampak, dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 100 cm. Beberapa fasilitas umum seperti jalan desa, sekolah, dan tempat ibadah terdampak signifikan.

Patroli udara yang dilakukan oleh TNI AU bertujuan untuk memperoleh gambaran jelas mengenai situasi di lapangan, termasuk wilayah yang paling parah terdampak.

BACA JUGA  Banjir di Kabupaten Kampar Rendam 180 rumah

Dari pemantauan udara, beberapa desa seperti Langgam, Tambak, dan Gondai mengalami genangan cukup tinggi.

Sementara Desa Kuala Terusan dan Rantau Baru menunjukkan kondisi yang lebih mengkhawatirkan dengan jumlah korban terdampak mencapai ribuan jiwa.

Selain membantu pemetaan daerah terdampak, tim juga berkoordinasi dengan BPBD, aparat setempat, dan relawan guna mempercepat distribusi bantuan serta evakuasi warga jika diperlukan.

Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa, namun kebutuhan mendesak seperti makanan, air bersih, dan obat-obatan semakin meningkat.

Helikopter Super Puma untuk patroli operasi kemanusiaan

Misi patroli udara ini menjadi bagian dari upaya TNI AU dalam mendukung operasi kemanusiaan di daerah bencana.

Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Feri Yunaldi menegaskan bahwa TNI AU akan terus bersiaga dan siap membantu pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana dengan cepat dan tepat.

BACA JUGA  Lima Daerah di Riau Terdampak Banjir

“TNI AU berkomitmen untuk hadir dalam setiap situasi darurat guna membantu masyarakat,”  kata Danlanud Marsma TNI Feri Yunaldi.

“Kami terus memantau perkembangan situasi, berkoordinasi dengan instansi terkait, dan siap mengerahkan personel serta alutsista untuk mendukung operasi kemanusiaan. Semoga upaya ini dapat meringankan beban warga yang terdampak,” lanjutnya.

Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dalam beberapa hari ke depan, tim SAR dan berbagai instansi terkait terus memantau situasi serta mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

Bantuan serta koordinasi lintas sektor diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan meringankan beban masyarakat terdampak. (RUD/S-0-1)

BACA JUGA  BNPB Sebut Korban Meninggal akibat Banjir Bali masih Mungkin Bertambah

Siswantini Suryandari

Related Posts

Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

YOGYAKARTA kembali menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya bagi tiga pameran industri terbesar di Jawa bagian tengah: Jogja Food & Beverage Expo, Jogja Printing Expo, dan Jogja Pack & Process…

Hujan Angin, Tiga Reklame di Kota Bandung Roboh Timpa Empat Mobil

CUACA buruk terjadi di kota Bandung pada Sabtu (28/3) siang. Hujan yang disertai angin kencang membuat tiga papan reklame roboh dan menimpa empat unit mobil di Jalan Buahbatu. Menurut Kepala…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

  • March 29, 2026
Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

Dzuriyat KH Wahab Chasbullah Bahas Materi Muktamar NU

  • March 29, 2026
Dzuriyat KH Wahab Chasbullah Bahas Materi Muktamar NU

Jay Idzes dan Safira Ika Putri Raih Gelar Pemain Terbaik

  • March 29, 2026
Jay Idzes dan Safira Ika Putri Raih Gelar Pemain Terbaik

Resmi Bantu Iran, Houthi Serang Israel dengan Rudal Balistik

  • March 28, 2026
Resmi Bantu Iran, Houthi Serang Israel dengan Rudal Balistik

Hujan Angin, Tiga Reklame di Kota Bandung Roboh Timpa Empat Mobil

  • March 28, 2026
Hujan Angin, Tiga Reklame di Kota Bandung Roboh Timpa Empat Mobil

2.561.629 Pemudik Sudah Tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran

  • March 28, 2026
2.561.629 Pemudik Sudah Tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran