
CALON Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menceritakan saat ia diminta untuk naik ke mobil Maung Garuda Limousine yang dinaiki Presiden Prabowo Subianto seusai pelantikan di Gedung MPR/DPR RI, Minggu (20/10).
Dedi menjelaskan, ia memang sengajat datang ke Jakarta untuk menyaksikan Prabowo dilantik. Ia memilih menunggu iring-iringan bersama warga di depan Intiland Tower.
“Karena saya rakyat biasa, saya menunggu Pak Prabowo di jalan untuk mengucapkan salam. Begitu lewat, tiba-tiba yang di belakang saya mengangkat badan saya,” ujar Dedi Mulyadi di Subang, Senin (21/10).
Saat diangkat, Dedi spontan hormat pada Prabowo yang menyapa warga dari rooftop mobil. Seketika Prabowo pun tersenyum dan mengajak dirinya bersalaman.Tidak hanya sampai di situ, Prabowo terus menunjuk-nunjuk Dedi dan meminta mobil yang ditumpanginya berhenti.
“Nah saya makin bingung juga, setelah itu ternyata saya dipanggil. Ketika dipanggil kan saya bingung Bapak di atas meminta saya naik,” ucapnya.
Saat itu juga KDM langsung naik ke atas mobil yang baru pertama kali digunakan oleh Prabowo. Setelah naik, Prabowo memberikan lap basah dan meminta Dedi duduk di depan mendampinginya menyapa warga.
Diberikan rompi
Selain itu Dedi juga diberikan rompi oleh Prabowo karena pakaian putih yang dikenakannya identik dengan kepartaian. Namun karena dibatasi oleh keprotokolan, ia tak jadi duduk mendampingi Prabowo.
“Karena pertimbangan keprotokolan bahwa itu tidak dimungkinkan sehingga ya turun dan saya dapat hadiah itu (lap dan rompi) sudah kenangan, sudah saya simpan,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu Dedi mengaku percaya di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto Indonesia akan semakin maju. Sebagai kader, ia juga berkomitmen membantu sekuat tenaga mewujudkan impian Prabowo dengan cara membangun Jawa Barat yang istimewa. (KR/N-01)







