Pengumpulan Zakat di Cianjur Tahun Ini Ditarget Rp20 Miliar

PENGUMPULAN zakat di Cianjur, sesuai target  Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) tahun ini mencapai Rp20 miliar.

Sistem target capaian pengumpulan zakat yang dikelola Baznas tahun ini ada perubahan.

Jika tahun sebelumnya sistem target, capaian bersifat bruto atau yang terkumpul, maka mulai tahun ini bersifat on balance sheet atau yang masuk ke rekening Baznas.

Wakil Ketua III Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan Baznas Kabupaten Cianjur, Muhamad Ichsan, mengatakan dengan perubahan tersebut, maka berubah juga pada capaian target tahun ini.

Baznas RI, kata Ichsan, tahun ini manargetkan Kabupaten Cianjur bisa mencapai Rp20 miliar dengan sistem yang digunakan sekarang.

“Tahun ini ada perubahan sistem targeting. Kalau kemarin 2024 ke bawah, capaian target itu bruto atau yang terkumpul saja,”  kata Ichsan, Jumat (17/1).

BACA JUGA  Perolehan Zakat Baznas Jawa Tengah Capai Rp36,07 Miliar 

“Nah, sekarang ini diubah. Targetnya itu yang benar-benar masuk ke rekening Baznas atau on balance sheet. Jadi, yang off balance sheet-nya, itu tidak kami laporkan,” lanjutnya.

Tahun lalu, target pengumpulan zakat lebih kurang sebesar Rp31 miliar. Pengumpulannya mencapai lebih kurang sebesar Rp32,2 miliar bruto.

Pengumpulan zakat di Cianjur berbasis hak amil

Ichsan menuturkan target pengumpulan zakat tahun ini sebesar Rp20 miliar sebaiknya yang berbasis hak amil.

Artinya, pengumpulan zakat berbasis on balance sheet itu di dalamnya ada hak amil.

“Ada yang tidak berbasis hak amil, namanya dana titipan. Jadi, target Rp20 miliar itu diusahakan on balance shert atau yang ada hak amilnya,” ujarnya.

BACA JUGA  Keajaiban Zakat dalam Ekosistem Kesejahteraan Umat

Ichsan belum bisa memastikan target tahun ini sebesar Rp20 miliar bisa tercapai atau tidak. Apalagi, dengan adanya perubahan pimpinan, tentu kebijakan juga akan berubah.

“Mudah-mudahan tercapai. Tapi mudah-mudahan tidak ada perubahan kebijakan,” tegasnya.

Pendistribusian dan pendayagunaan zakat di Baznas Kabupaten Cianjur pada 2024 sebesar 92 persen dari capaian target.

Hitungan Baznas, pemanfaatan zakat dilakukan dari Ramadan ke Ramadan.

Apabila laporan dimulai 1 Januari hingga 31 Desember. Maka hingga 31 Desember 2024 pemanfaatannya sebesar 92 persen.

Sisanya 8 persen akan didistribusikan pada Januari, Februari, dan Maret 2025 menjelang Ramadan. (Zea/S-01)

BACA JUGA  Anggaran Hasil Efisiensi di Cianjur masih dalam Penghitungan

Siswantini Suryandari

Related Posts

500 Pramuka Jabar Hijaukan Hulu Citarum di Situ Cisanti

SEBANYAK 500 anggota Pramuka Penggalang dan Penegak dari Kecamatan Kertasari dan Pacet mengikuti kegiatan Gerakan Aksi untuk Lingkungan (GAUL) yang digelar Gerakan Pramuka Jawa Barat di kawasan Situ Cisanti, Desa…

Libur Imlek, KAI Logistik Pastikan Kalog Express Tetap Beroperasi

MENYAMBUT libur Tahun Baru Imlek pada 16-17 Februari 2026, KAI Logistik memastikan layanan pengiriman angkutan barang ritel melalui Kalog Express tetap beroperasi secara optimal. Komitmen tersebut menjadi bentuk kepastian layanan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

500 Pramuka Jabar Hijaukan Hulu Citarum di Situ Cisanti

  • February 14, 2026
500 Pramuka Jabar Hijaukan Hulu Citarum di Situ Cisanti

Libur Imlek, KAI Logistik Pastikan Kalog Express Tetap Beroperasi

  • February 14, 2026
Libur Imlek, KAI Logistik Pastikan Kalog Express Tetap Beroperasi

PPP Bantah Dugaan Penggelapan Dana Saksi Rp8 Miliar

  • February 14, 2026
PPP Bantah  Dugaan Penggelapan Dana Saksi Rp8 Miliar

Kemensos Gandeng YLKI Tindaklanjuti Aduan PBI-JK Nonaktif

  • February 14, 2026
Kemensos Gandeng YLKI Tindaklanjuti Aduan PBI-JK Nonaktif

Misi Tanamera Coffee Promosikan Kopi Nusantara ke Dunia

  • February 14, 2026
Misi Tanamera Coffee Promosikan Kopi Nusantara ke Dunia

Jemaah Umrah dari Bandara Juanda Naik 21 Persen di 2025

  • February 14, 2026
Jemaah Umrah dari Bandara Juanda Naik 21 Persen di 2025