
PEMERINTAH Pekanbaru berencana meluncurkan program makan bergizi gratis. Namun pelaksanaan program andalan Presiden Prabowo Subianto itu di Pekanbaru kemungkinan akan mengalami sedikit penundaan dibandingkan dengan daerah lainnya.
Pj Wali Kota Pekanbaru Roni Rakhmat mengatakan program makan bergizi itu akan diterapkan secara bertahap, dimulai dengan 11 sekolah di wilayah Pekanbaru pada tahap awal. Adapun tahap pertama akan menyasar sekitar 3 ribu siswa yang tersebar di empat SMP dan dua TK.
“Pelaksanaan program ini dijadwalkan dimulai pada hari pertama masuk sekolah setelah libur Natal dan Tahun Baru,” kata Roni, Minggu (5/1).
Wakil Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pekanbaru Ulul Azmi mengatakan total ada 11 sekolah yang akan menerima manfaat program ini. Terdiri dari 3 SMP, 6 SD, dan 2 TK di wilayah Sukaja.
Ia menambahkan, total penerima manfaat program ini adalah 3.306 siswa, terdiri dari 1.655 siswa laki-laki dan 1.651 siswa perempuan. Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp10.000 untuk setiap porsi makan bergizi gratis.
Meski persiapan seperti pengiriman peralatan dapur untuk SPPG masih berlangsung, Azmi mengungkapkan pelaksanaan program di Pekanbaru mungkin tertunda dari jadwal awal.
“Pelaksanaan program di Pekanbaru kemungkinan akan mengalami sedikit penundaan dibandingkan daerah lainnya,” jelasnya. (Rud/N-01)







