Mahasiswa KKN UNY Ajarkan Olah Tempe Menjadi Nugget

MAHASISWA  Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata di Desa Krajan Kidul, Dudukulon, Grabag, Purworejo mengadakan pelatihan pengolahan tempe menjadi nugget.

Selama ini penyajian makanan tempe umumnya digoreng, bacem, atau pelengkap sayur seperti isi arem-arem dan oseng-oseng.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan keterampilan warga dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk bernilai jual tinggi.

“Kami ingin menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan tempe mudah didapat dan harganya terjangkau menjadi produk olahan menarik dan memiliki potensi pasar yang baik,” ujar Hernando Fablo, Ketua KKN Krajan Kidul, Senin (16/12).

Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan keterampilan warga dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk bernilai jual tinggi.

BACA JUGA  65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

“Kami ingin menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan tempe mudah didapat dan harganya terjangkau menjadi produk olahan menarik yang memiliki potensi pasar yang baik,” ujar Hernando Fablo, Ketua KKN Krajan Kidul, Senin (16/12).

Dalam kegiatan yang diikuti ibu-ibu setempat dijelaskan bahwa tempe merupakan satu-satunya sumber nabati mengandung  B12 yang biasanya pada produk hewani.

Sehingga tempe memiliki potensi yang lebih baik dibandingkan produk nabati lain.

Dalam sesi praktek, para peserta diajarkan proses pembuatan mulai dari menyiapkan adonan tempe yang dicampur dengan bahan seperti tepung, telur, dan rempah-rempah.

Warga desa juga diajari cara menggoreng nugget agar teksturnya renyah.

Peserta juga diperkenalkan pada variasi nugget dengan tambahan sayuran seperti wortel dan seledri untuk meningkatkan nilai gizi.

BACA JUGA  Mahasiswa UNY Ubah Limbah Kulit Kedelai dan Biji Nangka Jadi Camilan Enak

Tempe nugget bergizi

Penanggungjawab kegiatan Bintang Binantika mengatakan bahan yang diperlukan untuk membuat nugget tempe adalah 1 papan tempe, 1 buah wortel ukuran kecil, 1 batang seledri.

Kemudian  1 batang daun bawang, 1 butir telur, 1 sendok makan tepung roti, lalu gula, kaldu ayam, merica dan garam secukupnya.

“Bahan olesannya telur yang dikocok lepas serta tepung roti,” kata Bintang.

Cara membuatnya dengan  kukus tempe selama 10 menit kemudian iris seledri, daun bawang dan parut wortel. Hancurkan tempe dan campur semua bahan hingga merata.

Bentuk menjadi adonan lalu celupkan ke telur dan tepung roti lalu goreng dan hidangkan.

Tuyem, salah satu peserta mengungkapkan antusiasmenya terhadap pelatihan ini.

BACA JUGA  UNY Kukuhkan Tiga Guru Besar Perempuan

“Ini sangat bermanfaat, apalagi tempe adalah bahan makanan yang sudah akrab bagi kami,” ujarnya.

“Dengan pelatihan ini, saya jadi tahu cara baru mengolah tempe yang menarik untuk anak-anak dan juga bisa dijual,” lanjutnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari perangkat desa dan disambut baik oleh masyarakat.

Kepala Desa Krajan Kidul berharap pelatihan ini dapat menjadi awal dari pengembangan usaha kecil berbasis pangan lokal di desa tersebut. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pergerakan Pemudik Menuju Wilayah Timur Mulai Terlihat

ARUS mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan pergerakan signifikan. Berdasarkan data dari PT Jasa Marga, hampir 300 ribu kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek menuju jalur Trans Jawa dan Bandung pada periode H-10…

Pantau Arus Mudik di Terminal Purabaya, Kapolri Tekankan Keselamatan Penumpang

KEPALA Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kesiapan pelayanan arus mudik di Terminal Bus Purabaya Kabupaten Sidoarjo, pada Minggu (15/3). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kualitas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Fapet UGM UGM dan Pemda DIY Kerjasama Tingkatkan Kualitas Ternak

  • March 16, 2026
Fapet UGM UGM dan Pemda DIY Kerjasama Tingkatkan Kualitas Ternak

Standar Pengerjaan Buruk, Farhan Bekukan Izin Pembangunan BRT

  • March 16, 2026
Standar Pengerjaan Buruk, Farhan Bekukan Izin Pembangunan BRT

Hore, Kendaraan Pribadi Bisa Lewat Gerbang Tol Purwomartani saat Keluar Yogyakarta

  • March 16, 2026
Hore, Kendaraan Pribadi Bisa Lewat Gerbang Tol Purwomartani saat Keluar Yogyakarta

Indonesia Kirim Dua Wakil di AVC Men’s Volleyball 2026

  • March 15, 2026
Indonesia Kirim Dua Wakil di AVC Men’s Volleyball 2026

Borneo Redam Persib, Dewa United Tahan Persija

  • March 15, 2026
Borneo Redam Persib, Dewa United Tahan Persija

Pertamina Tambah 9 Juta Tabung LPG di Jateng dan DIY

  • March 15, 2026
Pertamina Tambah 9 Juta Tabung LPG di Jateng dan DIY