BI Tasikmalaya Dorong Pengembangan Ayam Rancage untuk Tekan Inflasi

PEMERINTAH Kota Tasikmalaya bersama Bank Indonesia terus berinovasi dalam mengendalikan inflasi. Salah satunya adalah dengan mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif melalui program pengembangan ayam rancage (Paranje) di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Program pengembangan ayam rancage, dilakukan di Kampung Sinar Jaya, Kelurahan Urug, Kecamatan Kawalu. Untuk itu Pemkot dan Bank Indonesia memberikan bantuan kepada 7 kelompok penerima antara lain Tani Sinar Jaya, Taruna Tani Mekar Jaya, Mekar Bakti, Taruna Tani Mewangi Mandiri, Tani Sukamekar II, Taruna Tani Berkobar.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya, Aswin Kosotali mengatakan, program pengembangan ayam rancage yang dilakukan pemerintah Kota Tasikmalaya menjadi inovasi terutama pengendalian inflasi dan mendorong agar pertumbuhan ekonomi meningkat. Ia menilai program Paranje yang diinisasi oleh Kelompok Tani Sawargi Jaya, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Purbaratu cukup berhasil.

BACA JUGA  Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diperkirakan 4,9-5,7 Persen

“Kota Tasikmalaya, Ciamis, Tasikmalaya, Kota Banjar, Garut dan Pangandaran merupakan daerah yang dikelilingi penghasil bahan makanan pokok, dan tidak lepas dari permasalahan harga kebutuhan pangan. Karena, rerata laju inflasi di Tasikmalaya dalam 3 tahun terakhir sebesar 3,66% (yoy) dengan rerata inflasi bahan makanan sebesar 6,07% (yoy), laju inflasi secara umum cukup terkendali,” katanya, Selasa (30/7/2024).

Ia mengatakan, inflasi bahan makanan memang cukup mengkhawatirkan meski terdapat 2 faktor utama tingginya laju inflasi bahan makanan berupa faktor struktural terkait dengan produksi (hulu), distribusi dan akses pasar (hilir). Namun, faktor lainnya musiman seperti pengaruh cuaca, hari besar keagamaan maupun hari libur kumulatif.

“Di wilayahnya ada faktor musiman yang mana dampaknya akan ada kenaikan harga bahan makanan, meningkatkan tingkat kemiskinan yang efek rambatannya bisa berdampak pada tengkes. Namun, program yang dilakukannya dapat meningkatkan ekonomi terutama bagi masyarakat, menekan inflasi dan tengkes,” ujarnya.

BACA JUGA  OJK Gandeng Pemkot Tasikmalaya Luncurkan Program CAANG

Menjadi contoh

Sementara itu, penjabat (Pj) Wali Kota Tasikmalaya, Cheka Virgowansyah mengatakan, program Paranje menjadi contoh bagi 7 kelompok Tani terutamanya kepada pelaku peternak khususnya bagi masyarakat. Karena, inovasi ini menjadi solusi anjloknya harga pemasok termasuk peningkatan taraf ekonomi, tengkes dan yang terpenting dapat memupuk permasalahan sampah yang setiap hari mencapai 220 ton.

“Di wilayah ini memang setidaknya ada 75 ton sampah bisa teratasi menjadi kebermanfaatan untuk pakan magot dan ini menjadi alternatif sebagai pakan ternak. Namun, dalam paranje ini memanfaatkan teknologi modern mini closed house dan dapat menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan distribusi yang tidak merata dari daerah pemasok hingga lonjakan permintaan seiring komoditas daging ayam ras,” katanya. (YY/N-01)

BACA JUGA  Purbaya Mau Tarik Rp200 Triliun, Ekonom UGM Beri Peringatan

Dimitry Ramadan

Related Posts

Wamenkes Sebut Kontak Erat Serumah Jadi Kunci Putus Rantai TBC

WAKIL Menteri Kesehatan (Wamenkes) dr Benjamin Paulus Octavianus menyoroti pentingnya pemeriksaan kontak erat serumah pasien tuberkulosis (TBC). Menurutnya, pengobatan pasien saja belum cukup untuk memutus rantai penularan TBC. Hal itu…

Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

SEBANYAK 429 siswa MTs Progresif Bumi Sholawat membatik bersama di Lippo Plaza Sidoarjo. Kegiatan outdoor learning ini digelar untuk menyambut Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober mendatang. Para…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

  • September 30, 2026
Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026 kian Ketat, Erick Thohir Peringatkan Timnas  Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

  • September 30, 2026
Nowela dan Suara 5 Gemakan Semangat Kebangsaan di Laga Timnas Indonesia vs Malaysia

10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap Sistem Pertahanan Masih Punya PR

  • September 30, 2026
10 Pemain Skuad Garuda Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap  Sistem Pertahanan Masih Punya PR

Main 10 Pemain Sejak Menit ke-37, Coach RD Apresiasi Perjuangan Timnas Pantas Tuai Pujian

  • September 30, 2026
Main 10 Pemain Sejak Menit ke-37,  Coach RD Apresiasi  Perjuangan Timnas Pantas Tuai Pujian

Daihatsu Luncurkan Lima Terios Limited Edition di GIIAS Semarang

  • September 29, 2026
Daihatsu Luncurkan Lima Terios Limited Edition di GIIAS Semarang

BTNUK Gunakan Teknologi ART untuk Bantu Reproduksi Badak Jawa

  • September 29, 2026
BTNUK Gunakan Teknologi ART untuk Bantu Reproduksi Badak Jawa