Menag Yaqut Resmi Tutup Operasional Penyelenggaraan Haji

MENTERI Agama Yaqut Cholil Qoumas resmi menutup operasional penyelenggaraan ibadah haji 1445 Hijriah/2024 Masehi di Media Center Haji Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (25/7).

“Alhamdulillah, seluruh tahapan sudah selesai dan saya nyatakan operasional haji 1445 Hijriah/2024 Masehi berakhir. Dalam waktu dekat kami akan menggelar evaluasi sekaligus memulai persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1446 Hijriah/2025 Masehi,” ujar Menag Yaqut saat menutup operasional penyelenggaraan haji.

Dalam fase pemulangan, jamaah kelompok terbang (kloter) 30 asal Embarkasi Kertajati (KJT-30) menutup penerbangan terakhir dari Tanah Suci ke Indonesia.

Ucapan terima kasih disampaikan oleh Menag Yaqut kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas arahan dan dukungannya, sehingga ibadah haji tahun ini berjalan sukses dan lancar.

BACA JUGA  Kloter KJT-30 Tutup Fase Pemulangan Jemaah Haji Indonesia

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra Kementerian Agama, antara lain DPR RI, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), serta unsur TNI/Polri.

“Terima kasih disampaikan ke Pemerintah Arab Saudi atas kerja samanya yang sangat baik sehingga penyelenggaraan ibadah haji berjalan dengan lancar dan baik. Kami juga mengapresiasi atas beragam inovasi yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi,” ujar Menag Yaqut.

Penyelenggaraan Haji Lancar

Seluruh fase penyelenggaraan ibadah haji berjalan dengan baik, mulai dari pemberangkatan, puncak haji, hingga pemulangan.

Dari 213.320 kuota yang tersedia, ada 213.275 haji reguler yang berangkat ke Arab Saudi dari 12 Mei sampai 11 Juni 2024. Hanya 45 kuota tidak terserap.

BACA JUGA  Wakil Menag Ingatkan Cuaca Panas di Arab Saudi kepada para Jemaah Haji

Menurutnya puncak haji di Armuzna pada 14-19 Juni 2024 juga lancar. Demikian juga prosesi Murur berjalan sukses hingga peristiwa 2023 di Muzdalifah tidak terulang.

Dari 21 Juni hingga 22 Juli 2024, ada 212.720 orang yang dipulangkan ke Tanah Air dalam 553 kloter. Hingga akhir operasional masih ada 46 haji dirawat di rumah sakit Arab Saudi.

“Jamaah yang sakit  akan terus dipantau oleh Kantor Urusan Haji (KUH) di Jeddah. Selama perawatan, jamaah tidak dikenakan biaya. Tidak berlebihan, jika disebut Haji 2024 sukses dan jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” kata Menag Yaqut.

Terakhir, Menag menyampaikan mengapresiasi kepada jamaah haji Indonesia yang tertib sehingga penyelenggaraan ibadah haji berjalan lancar.

BACA JUGA  Fase Pemulangan Haji 182 Ribu Lebih Jemaah Tiba di Tanah Air

“Semoga semua jamaah memperoleh haji mabrur mabruroh. Saya berharap jamaah haji bisa memberi warna dalam kehidupan masyarakat yang lebih baik. Kepada jamaah yang wafat, kita doakan semoga husnul khotimah dan keluarganya diberi ketabahan dan kesabaran,” pungkas Menag Yaqut. (*/Ant/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti dilema dan ketidakadilan yang dihadapi insan pers di tengah perkembangan media sosial. Di satu sisi, jurnalis dituntut menjunjung tinggi etika, kebenaran, dan independensi.…

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

INDONESIA menghadapi beban dengue yang masih tinggi. Pada 2025, Indonesia tercatat menempati urutan kedua di dunia dalam jumlah kematian akibat dengue, dengan 703 kematian atau sekitar 17 persen dari total…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

  • October 29, 2026
Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

  • October 29, 2026
Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

  • October 29, 2026
Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

  • October 29, 2026
Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

Mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah itu Meraup Cuan dari Sampah

  • October 29, 2026
Mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah itu Meraup Cuan dari Sampah

GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

  • October 29, 2026
GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa