
PERSIB Bandung berhasil memetik poin penuh saat menjamu Isenmulang Kalteng FC pada pertandingan pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu.
Tidak tanggung-tanggung, Maung Bandung menggelontorkan tamunya dengan empat gol tanpa balas. Keempat gol Persib dalam laga itu dicetak Mariano Peralta pada menit ke-14, Luka Menalo pada menit ke-35 dan 43, serta kapten tim Marc Klok pada menit ke-86.
Tambahan tiga poin membuat Persib naik ke peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 16 poin dari delapan pertandingan, hasil lima kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan.
Maung Bandung kini hanya terpaut dua poin dari Persija Jakarta yang berada di puncak klasemen. Sebaliknya, Isenmulang ada di posisi 17 dengan tiga poin.
Kemenangan perdana

Pada laga lain, PSIM Yogyakarta akhirnya meraih kemenangan pertamanya, musim ini. Hebatnya, kemenangan itu didapat PSIM dengan mengalahkan tim kuat Borneo FC.
Dalam duel di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu, Laskar Mataran menumbangkan Borneo FC 2-1. Kemenangan tersebut menjadi titik balik bagi PSIM setelah melewati tujuh pertandingan sebelumnya tanpa meraih kemenangan. Pada laga kedelapan ini, skuad Laskar Mataram akhirnya mampu mengakhiri catatan tersebut.
Tim tamu sebenarnya unggul lebih dulu lewat gol Asgal Habib pada menit 33. PSIM yang berupaya mengejar ketertinggalan terus meningkatkan tekanan ke jantung pertahanan Borneo FC.
Namun hingga babak pertama berakhir, tim tamu tetap memimpin. Upaya PSIM mengejar ketertinggalan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-57. Adrian Purzycki melepaskan tendangan langsung (first time) yang keras setelah menerima umpan dari Raka Cahyana dan berhasil membobol gawang Borneo FC.
Tujuh menit berselang Savio Sheva membuat suporter tuan rumah berkat golnya yang membuat PSIM Yogyakarta balik memimpin. Skor 2-1 itu bertahan hingga pertandingan berakhir.
Hasil kerja keras

Plt pelatih PSIM Yogyakarta Guntur Cahyo Utomo mengatakan kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras para pemain dan doa seluruh suporter. Menurut dia, PSIM mampu mendominasi permainan selama 25 hingga 30 menit.
“Ada banyak sekali peluang kita ciptakan, memang kita sangat dominan, cuman memang ada satu kejadian tiba-tiba setelah restart dan tiba-tiba gol terjadi,” katanya selepas laga.
“Pertandingan yang menurut saya sangat emosional, karena ini adalah poin 3 pertama dan ini adalah start kami memulai ulang sebagai tim yang kompetitif di BRI Super League 2026-2027 mendatang,” katanya.
Kemenangan kedua
Garudayaksa FC Bogor memetik kemenangan kedua setelah mengalahkan PSS Sleman 3-1 pada pekan ke-8 BRI Super League yang digelar di Stadion Pakansari Cibinong Kabupaten Bogor, Minggu malam.
Striker Garudayaksa, Brian Rubio mencatat “brace’ atau mencetak dua gol pada pertandingan itu yakni menit ke-11 dan 76. Satu gol lainnya dilesakkan Jayro Jean menit ke-18. Gol balasan PSS Sleman dicetak Gustavo Toscantin menit ke-71. (*/A-01)







