
MANAJER Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan bahwa keandalan prasarana jalan rel merupakan fondasi utama dalam menjaga keselamatan operasional perjalanan kereta api.
“Pemeriksaan jalur merupakan bagian penting dari upaya menjaga keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api. Melalui pemeriksaan langsung di lapangan, petugas dapat memantau kondisi prasarana serta melaporkan apabila ditemukan hal-hal yang membutuhkan penanganan,” kata Anwar, Sabtu (24/10).
Anwar menambahkan, KAI Divre I Sumatera Utara terus menjalankan pemantauan dan perawatan prasarana sesuai ketentuan untuk mendukung keselamatan serta keandalan kereta api.
“Pemeriksaan jalur menjadi salah satu bagian dari rangkaian upaya tersebut, bersama pelaporan temuan, evaluasi kondisi prasarana, dan tindak lanjut oleh unit terkait,” tuturnya.
Periksa komponen
Satu petugas bertanggung jawab memeriksa jalur tunggal dari Bandar Khalipah menuju Medan. Petugas kedua menyusuri jalur hulu atas dari Bandar Khalipah menuju Medan, sementara petugas ketiga menyusuri jalur hilir atas dengan arah sebaliknya, yakni dari Medan menuju Bandar Khalipah.
“Dalam tugas harian tersebut, para petugas memeriksa dengan teliti berbagai komponen vital prasarana perkeretaapian. Komponen yang diperiksa antara lain kondisi rel, sambungan, bantalan, penambat, balas, geometri jalur, hingga kondisi lingkungan sekitar lintas yang berpotensi memengaruhi keselamatan perjalanan kereta api,” kata Anwar.
Selain pemeriksaan manual, KAI Divre I Sumatera Utara juga mengoperasikan enam unit KPJ untuk mendukung jangkauan pemeriksaan pada berbagai lintas operasional.
43 stasiun
Saat ini, jaringan rel aktif di Sumatera Utara mencapai 476,46 kilometer dan menghubungkan 43 stasiun di 13 kabupaten/kota. Untuk mendukung pemeriksaan prasarana di wilayah kerjanya, KAI Divre I Sumatera Utara menyiagakan 31 petugas PPJ dan enam unit KPJ.
“Keselamatan perjalanan kereta api membutuhkan kedisiplinan dan konsistensi dalam menjalankan setiap prosedur. Kami berkomitmen memastikan pemeriksaan serta tindak lanjut kondisi prasarana,” kata Anwar. (Apl/N-01)







