
AREA Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Jateng DIY Taufiq Kurniawan mengatakan Stok BBM dalam kondisi aman.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Taufiq menjelaskan saat ini cadangan atau stok yang ada, untuk Pertalite sebanyak 8 kali lipat dari konsumsi normal. Adapun Pertamax 18 kali lipat konsumsi normal, Biosolar 15 kali lipat konsumsi normal dan Pertamax Turbo 8 kali lipat konsumsi normal.
Terkait adanya antrean panjang khususnya Pertalite, Tufiq mengungkapkan sebagai hal yang wajar. Hal itu, katanya karena terjadinya migrasi dari kendaraan menggunakan BBM nonsubsidi atau Pertamax ke Pertalite.
“Konsumsi Pertalite saat ini meningkat 7-8% tiap bulannya sejak bulan Juni. Tadinya sebelum gejolak Timur Tengah market share Pertamax di DIY saja 20-25% dari semua produk,” katanya.
Jangan panik
Taufiq mengimbau Masyarakat tidak perlu panik dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan. Menyimak channel resmi perusahaan yang setiap 2 kali sehari menayangkan situasi live report di SPBU.
Saat ini sejumlah SPBU di Jateng DIY yang antreannya mengular berinisiatif untuk memangkas waktu antrian dengan mengatur antrean dengan marshalling, mengeluarkan larangan untuk pembelian berulang/diindikasikan pengecer dan menyediakan air mineral dalam kemasan. (AGT/M-01)






