
JEDA kompetisi sepertinya benar-benar dimanfatkan sejumlah klub untuk merecovery diri. Hasilnya, ketika kompetisi dimulai para pemain mereka benar-benar bugar.
Seperti ditunjukkan Bali United dan Persija Jakarta. Mereka mampu mengatasi lawan masing-masing dengan skor meyakinkan. Bali United melumat Persijap Jepara 6-1, sementara Persija menggulung PSIM Yogyakarta 4-0 pada laga lanjutan Super League, Sabtu (10/10/2026).
Dalam duel Stadion Kapten I Wayan Dipta, tuan rumah Bali United membuka keunggulan lewat sundulan Jort van der Sande menit 38. Hanya berselang empat menit, Serdadu Tradatu menggandakan keunggulan lewat tembakan keras Remco Balk
Hat-trick Van der Sande

Jort van der Sande mencatak gol keduanya pada menit ke-57. Persijap sempat mengecilkan ketertinggalan pada menit ke-71 melalui Juan Douglas. Namun skor juga tak bertahan lama, sebab tembakan Thijmen Goppel semenit berselang tak bisa diantisipasi kiper Persijap Sendri Johansah.
Tidak berhenti sampai di situ, Van der Sande mencetak hat-trick pada menit ke-78, membawa Bali United unggul 5-1. Pada menit ke-92 Irfan Jaya akhirnya menutup pesta gol timnya setelah memanfaatkan umpan Jay Herdman.
Kemenangan besar ini mengangkat Bali United ke posisi tiga klasemen Super League 2026/2027 dengan sembilan poin. Mereka unggul selisih gol dari Madura United.Sementara Persijap di posisi 16, belum memetik poin.
Pesta di kandang lawan

Pada laga lain, Persija Jakarta mempermalukan tuan rumah PSIM Yogyakarta 4-0 di Stadion Sultan Agung (SSA), Kabupaten Bantul. Seluruh gol Persija tercipta pada babak kedua setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol pada babak pertama.
Alexander Jeremejeff membuka keunggulan Persija pada menit ke-77. Berlanjut kemudian Stjepan Loncar menggandakan keunggulan Macan Kemayoran pada menit ke-81.
Pada menit ke-87, Persija kembali menambah gol melalui tendangan Kwon Chang-hoon sehingga memperlebar keunggulan atas PSIM. Pada menit ke-90+4, Stjepan Loncar mencetak gol keduanya melalui tendangan melengkung yang mengarah ke pojok kanan gawang Cahya Supriadi, sekaligus memastikan kemenangan Persija dengan skor akhir 4-0.
Hasil kerja keras
Saat mengomentari laga itu, pelatih Persija, Shin Tae-yong mengaku senang. Sebab ia menduga laga akan berlangsung sulit. “Awalnya kami menganggap pertandingan ini mungkin akan sangat sulit. Namun, kita lihat para pemain lini depan hingga belakang bekerja keras semuanya, sehingga kita bisa membawa hasil yang positif,” katanya.
Shin Tae-yong juga berterima kasih kepada para The Jack yang rela datang jauh-jauh ke Stadion Sultan Agung. “Mungkin untuk (menuju) juara yang paling dibutuhkan itu ya ini, suporter kita. Jadi, datang sampai jauh ke sini dan mendukung,” ujar juru taktik asal Korsel itu.
Nyaris kalah

Di Stadion Kanjuruhan, Arema FC nyaris diperlakukan tamunya Bhayangkara Presisi Lampung FC sebelumnya akhirnya bermain imbang 2-2. Betapa tidak? Mereka sempat tertinggal 0-2 di babak pertama sebelum menyamakan kedudukan di 45 menit kedua.
Gol tuan rumah Arema FC dicetak oleh Marcos Vinicius (52′) dan Samuel Otusanya (60′). Sedangkan gol Bhayangkara Presisi Lampung FC disumbang oleh Matias Ocampo (15′) dan Milan Ristovski (31′).
Pelatih Arema FC Marcos Santos mengakui laga berlangsung sulit. Itu sebabnya ia memuji mentalitas bertanding seluruh pemainnya sehingga terhindar dari kekalahan. “Ini menunjukkan bahwa Arema adalah tim yang mampu bangkit, tidak menyerah, dan tidak menerima kekalahan, ini mentalitas,” kata Marcos..
Alexa jadi pahlawan
Sementara itu, gol Aleksa Andrejic mengantarkan kemenangan Persita Tangerang atas Garudayaksa FC 2-1 di Stadion Internasional Banten, Serang, Sabtu.
Berkat kemenangan itu, Persita Tangerang naik ke peringkat keempat klasemen sementara BRI Super League dengan delapan poin dari empat pertandingan, berjarak empat poin dari Persija Jakarta di posisi pertama.
Sebaliknya, kekalahan membuat Garudayaksa FC masih tertahan di posisi ke-13 klasemen sementara BRI Super League dengan dua poin dari empat laga, hanya unggul dua poin dari zona degradasi. (*/N-01)






