
KONTINGEN Indonesia kembali mendapat tambahan satu medali emas di Asia Games Aichi-Nagoya 2026. Kali ini medali emas itu datang dari cabang olahraga panahan yang disumbangkan oleh Nurisa Dian Ashrifah pada nomor compound women’s individual.
Nurisa menjadi yang terbaik setelah pada partai final yang berlangsung di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose, Aichi, Jepang, mengalahkan wakil Filipina Amaya Amparo Cojuangco dengan skor tipis 139-137. Itu menjadi medali emas pertama Indonesia pada cabang olahraga panahan sepanjang sejarah Asian Games.
Sebelumnya, prestasi terbaik Indonesia adalah meraih medali perak, yang direbut Tatang Budiman, Donald Pandiangan dan Suradi Rukimin (team recurve putra) pada Asian Games 1982, Danahuri Dahliana, Rusena Gelanteh, Purnama Pandiangan (team recurve putri) pada Asian Games 1994 serta Diananda Choirunisa pada Asian Games 2018 (individual recurve putri).
Keberhasilan tersebut membuat Tim Indonesia mengumpulkan lima medali emas. Sebanyak empat medali emas lain datang dari beregu bulu tangkis putra, ganda bulu tangkis putra (Leo Carnando/Daniel Marthin), angkat besi 75kg putra (Rahmat Erwin Abdullah) dan panjat tebing speed putri (Desak Made).
Pundi-pundi emas Indonesia masih berpotensi bertambah lantaran atlet-atlet tanah air masih berkompetisi di beberapa final seperti esports MLBB dan panjat tebing nomor speed putra. (*/M-01)






