Walkot Bandung Pastikan Pasien Influenza tak Ditolak Rumah Sakit

PEMERINTAH Kota Bandung meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan kasus influenza A yang ramai disebut sebagai super flu. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan pun meminta masyarakat tidak menganggap remeh gejala flu, terutama pada anak-anak.

Kewaspadaan terhadap influenza perlu ditingkatkan bersama seluruh fasilitas kesehatan di Kota Bandung. Namun, ia menegaskan kondisi tersebut tidak perlu disikapi dengan kepanikan.

“Super flu di Kota Bandung ini ada beberapa. Bahkan kalau melihat di rumah sakit beberapa memang sudah kita lakukan isolasi. Beberapa kasus di luar Kota Bandung,” ungkapnya.

Menurut Farhan, terdapat kasus dengan kondisi fatal di luar Kota Bandung. Oleh karena itu, Pemkot Bandung meminta fasilitas kesehatan kembali meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi kasus influenza meski penanganannya tidak disamakan dengan situasi pandemi covid-19.

“Untuk fasilitas kesehatan kita hidupkan kembali kewaspadaan seperti kita menghadapi Covid, tapi levelnya level rumah sakit atau fasilitas kesehatan,” jelasnya.

BACA JUGA  Farhan Bakal Seret Penebang10 Pohon di Jalan Riau ke Meja Hijau

Tidak paksa anak ke sekolah jika flu

Farhan secara khusus mengingatkan orang tua agar tidak memaksakan anak pergi ke sekolah ketika mulai mengalami gejala flu.

Ia menyebut sejumlah gejala yang perlu diwaspadai antara lain demam tinggi selama beberapa hari, kehilangan penciuman atau anosmia, kehilangan kemampuan mengecap rasa serta batuk yang cukup berat dan berlangsung lama.

“Kalau anak-anak mengalami flu, sebaiknya tidak sekolah dulu pastikan ke dokter dulu karena gejalanya ternyata persis seperti Covid,” tuturnya.

Farhan menilai, langkah tersebut penting untuk mencegah penularan, terutama di lingkungan sekolah yang menjadi tempat berkumpulnya banyak anak.

Pengalaman pandemi covid-19

Pengalaman selama pandemi covid-19 menunjukkan bahwa penularan penyakit dapat terjadi lebih mudah ketika masyarakat berkumpul dalam satu tempat.

BACA JUGA  Persib Diharap Bisa Mengukir Prestasi di Tingkat Internasional

“Kalau anak terlihat mulai mengalami gejala flu, jangan dipaksakan sekolah. Karena biasanya penyebaran seperti belajar dari masalah Covid terjadi ketika ada perkumpulan,” ucapnya.

Meski demikian, Farhan menyebut data dari Dinas Kesehatan Kota Bandung menunjukkan peningkatan kasus tetapi belum menunjukkan angka signifikan. Ia menduga ramainya informasi mengenai super flu di media sosial turut membuat masyarakat lebih waspada sehingga kunjungan ke fasilitas kesehatan meningkat.

“Laporan dari Dinkes, ada peningkatan tapi ternyata datanya juga tidak terlalu signifikan. Tapi di media sosial ramai sampai IGD pun penuh,” terangnya.

Jangan panik

Farhan menyebut, kewaspadaan masyarakat merupakan hal yang baik tetapi tidak perlu berubah menjadi kepanikan. “Flu sedikit juga karena ada super flu jadi wajarlah. Bagus kewaspadaan,” imbuhnya.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan DBD

Farhan juga memastikan Pemkot Bandung akan menjaga agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan ketika membutuhkan penanganan medis. Ia meminta fasilitas kesehatan tidak menolak pasien terutama dalam kondisi yang membutuhkan penanganan segera.

“Saya akan memastikan bahwa tidak ada satu pun fasilitas kesehatan yang menolak pasien. Terima dulu, tangani, baru tanyakan tentang BPJS-nya,” tambahnya.

Selain menjaga kewaspadaan di fasilitas kesehatan, Farhan juga menyarankan masyarakat yang masih sehat untuk mempertimbangkan vaksinasi influenza. “Untuk yang masih sehat, saya sarankan untuk segera suntik vaksin flu,” sambungnya. (zahra/M-01)

Related Posts

BPPTKG DIY Catat Puncak Merapi Diguncang 840 Gempa selama Sepekan

BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mencatat selama sepekan dari Jumat (30/10) sampai Kamis (5/11) di kawasan puncak Gunung Merapi terjadi 840 kali gempa. Kepala BPPTKG Yogyakarta…

Ribuan Pelari Ramaikan Sembada Run 2026

BUPATI Sleman, Harda Kiswaya resmi melepas ribuan peserta ajang lari Sembada Run 2026 yang dipusatkan di landmark Kabupaten Sleman, Lapangan Denggung, Minggu (8/11/2026). Dengan mengusung tema ‘Jiwa Sembada, Raga Berdaya’,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

BPPTKG DIY Catat Puncak Merapi Diguncang 840 Gempa selama Sepekan

  • November 8, 2026
BPPTKG DIY Catat Puncak  Merapi Diguncang 840 Gempa selama Sepekan

Ribuan Pelari Ramaikan Sembada Run 2026

  • November 8, 2026
Ribuan Pelari Ramaikan Sembada Run 2026

OJK Jateng: Inklusi Keuangan Capai 95 Persen, Literasi Masih 72,8 Persen

  • November 8, 2026
OJK Jateng: Inklusi Keuangan Capai 95 Persen, Literasi Masih 72,8 Persen

Persija Kembali ke Puncak Klasemen, Garudayaksa dan Isenmulang Buat Kejutan

  • November 7, 2026
Persija Kembali ke Puncak Klasemen, Garudayaksa dan Isenmulang Buat Kejutan

Cianjur Tambah Medali Emas di Porprov XV Jabar dari Muaythai

  • November 7, 2026
Cianjur Tambah Medali Emas di Porprov XV Jabar dari Muaythai

Gandeng ITB, Pemkot Bandung Luncurkan Program Angkot to School

  • November 6, 2026
Gandeng ITB, Pemkot Bandung Luncurkan Program Angkot to School