Peringati 75 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia -Swiss Terus Perkuat Kemitraan

  • Nasional
  • September 22, 2026
  • 0 Comments

HUBUNGAN diplomatik Indonesia dan Swiss memasuki usia 75 tahun. Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi kedua negara untuk memperkuat kemitraan di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, riset dan inovasi hingga investasi dan hilirisasi.

Komitmen itu mengemuka dalam Resepsi Diplomatik yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bern di Ballroom Hotel Schweizerhof Bern, Swiss, Kamis (17/9). Kegiatan sekaligus memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sekitar 150 undangan yang terdiri atas mitra strategis dari Pemerintah Federal Swiss, kalangan diplomatik, pelaku bisnis Swiss, serta Friends of Indonesia menghadiri kegiatan tersebut. Sekretaris Negara Bidang Pendidikan, Riset, dan Inovasi (SERI) Pemerintah Federal Swiss, Martina Hirayama, hadir sebagai Guest of Honor dan memberikan sambutan.

Duta Besar RI untuk Swiss, Ngurah Swajaya melalui keterangan tertulisnya menyatakan komitmen Indonesia terhadap perdamaian, dialog, diplomasi, dan kemitraan.

Hukum internasional

Indonesia, akan terus berpartisipasi aktif dalam menegakkan hukum internasional, memperkuat multilateralisme, serta mendorong penyelesaian sengketa melalui dialog dan diplomasi.

“Memasuki 75 tahun hubungan diplomatik, kerja sama Indonesia-Swiss disebut terus menunjukkan perkembangan di berbagai bidang,” paparnya.

Kedua negara kata Ngurah, juga berkomitmen memanfaatkan potensi yang saling melengkapi untuk menciptakan kerja sama yang memberikan manfaat bagi kedua pihak. Salah satunya melalui kerja sama hilirisasi yang pada tahun ini ditandatangani Menteri Investasi RI dan Menteri Ekonomi Swiss.

BACA JUGA  Data Pribadi WNI Tetap Dilindungi dalam Kerja Sama Digital

“Indonesia dan Swiss sepakat untuk meningkatkan kerja sama dan memiliki mekanisme pertemuan tahunan untuk konsultasi bidang politik dan bidang ekonomi, termasuk meningkatkan kerja sama sosial, budaya dan pendidikan,” terangnya.

Hubungan bilateral

Sementara itu, Martina Hirayama menekankan pentingnya hubungan bilateral kedua negara, khususnya dalam bidang pendidikan, riset, dan inovasi.

Indonesia sebagai negara besar memiliki potensi sumber daya manusia yang besar. Dengan semangat keterbukaan, Swiss siap memperkuat kerja sama dengan Indonesia di bidang tersebut sebagai bagian dari komitmen kemitraan berkelanjutan pada masa depan.

Luncurkan Prangko Prisma

Dalam kesempatan tersebut lanjut Ngurah, KBRI Bern juga meluncurkan Prangko Prisma Peringatan 75 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Swiss yang didukung PT Pos Indonesia.

Sebanyak empat desain prangko menggambarkan keunikan Indonesia dan Swiss sekaligus merefleksikan potensi kedua negara yang saling melengkapi.

“Desain tersebut juga membawa pesan mengenai kesamaan semangat Indonesia dan Swiss dalam mendukung multilateralisme serta penegakan hukum internasional. Tak hanya diplomasi, resepsi tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada para tamu undangan,” jelasnya.

BACA JUGA  Indonesia Gabung BRICS Perkuat Posisi Diplomatik

Nuansa Nusantara hadir melalui penampilan diaspora Indonesia, khususnya Kelompok Kekeluargaan Sulawesi Selatan Eropa yang membawakan Tari Kalampoanna Parasanganta dan Masannang Maluya dari Sulawesi.

Tari-tarian

Tari Panyembrama dari Bali juga ditampilkan oleh Puspa Kalkus. Sementara itu, medley lagu-lagu Nusantara dibawakan choir Persatuan Komunitas Kristen Indonesia (Perki) di Swiss.

Kelompok paduan suara tersebut juga membawakan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Swiss Psalm secara langsung dengan khidmat. Suasana semakin meriah pada penghujung acara ketika lagu Poco-Poco dikumandangkan. Para tamu pun turut mengikuti gerakan tari Poco-Poco bersama-sama.

“Kegiatan resepsi diplomatik tahun ini menjadi istimewa, karena sekaligus memperkuat citra positif Indonesia serta persahabatan yang dibangun selama 75 tahun serta momentum peningkatan kemitraan untuk 75 tahun ke depan,” kata Ngurah.

Ngurah menyebut, kemitraan Indonesia-Swiss ke depan akan dibangun dengan semangat saling percaya (mutual trust), inovasi (innovation), serta kemitraan berkelanjutan (partnership).

“Tak pernah lelah untuk berinovasi dan mengedepankan kemitraan berkelanjutan, kita tingkatkan kemitraan yang saling menghormati dan menguntungkan,” ucapnya.

BACA JUGA  Indonesia Harus Bisa Memaksimalkan Hubungan dengan Rusia

Promosikan Produk Indonesia

Resepsi diplomatik juga dimanfaatkan KBRI Bern untuk mempromosikan potensi ekonomi dan produk Indonesia. Para tamu disuguhi kopi khas Indonesia serta berbagai produk usaha kecil dan menengah (UKM).

Salah satu produk yang diperkenalkan ialah perlengkapan luar ruang (outdoor gear) merek Eiger asal Indonesia yang kini telah hadir di pasar Swiss.

Kepala Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Bern, Dahlia Kusuma Dewi mengatakan keterlibatan diaspora menjadi bagian penting dalam memperkenalkan Indonesia di Swiss.

“KBRI Bern bangga dengan semangat para diaspora Indonesia yang turut menjadi duta promosi Indonesia,” kata Dahlia.

Dahlia menambahkan, momentum 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Swiss pun tidak hanya menjadi refleksi perjalanan kerja sama kedua negara, tetapi juga menjadi pijakan untuk memperluas kemitraan di masa mendatang, dengan mengoptimalkan kekuatan dan potensi yang dimiliki masing-masing negara. (zahra/A-01)

Admin

Related Posts

KSP Pastikan Sertifikasi Wajib Halal Dilaksanakan Tepat Waktu

PELAKSANA Tugas Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Popy Rufaidah memastikan bahwa implementasi Wajib Halal Oktober atau kewajiban sertifikasi halal akan dilaksanakan tepat waktu yakni mulai 18 Oktober mendatang. Sebab…

Guru Besar FEB Unas Dukung Pergantian Menkeu

PRO dan kontra masih menyelimuti pencopotan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan digantikan wakilnya Suahasil Nazara. Salah satu orang yang mendukung pergantian itu yakni Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Peringati 75 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia -Swiss Terus Perkuat Kemitraan

  • September 22, 2026
Peringati 75 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia -Swiss Terus Perkuat Kemitraan

Jelang HJKB ke-216, Farhan Ajak Warga Rawat Jejak Sejarah 

  • September 22, 2026
Jelang HJKB ke-216, Farhan Ajak Warga Rawat Jejak Sejarah 

Tim Carbonova UGM Sulap Jerami dan Grafit Limbah Baterai Jadi Material Baterai

  • September 22, 2026
Tim Carbonova UGM Sulap Jerami dan Grafit Limbah Baterai Jadi Material Baterai

Rayakan HUT X, Amphibi Santuni Warga Korban Lapindo dan Kerja Bakti

  • September 22, 2026
Rayakan HUT X, Amphibi Santuni Warga Korban Lapindo dan Kerja Bakti

Gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 kian Dekat, 21 Penggawa Timnas Indonesia Sudah di Jakarta

  • September 22, 2026
Gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 kian Dekat, 21 Penggawa Timnas Indonesia Sudah di Jakarta

Pemain Bergabung di Jakarta, Timnas Siap Berkiprah di FIFA ASEAN Cup 2026

  • September 21, 2026
Pemain Bergabung di Jakarta, Timnas  Siap Berkiprah di FIFA ASEAN Cup 2026