
ALIANSI Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan B3 Indonesia (Amphibi) Jawa Timur menggelar peringatan Hari Ulang Tahun ke-10 di atas tanggul Lumpur Lapindo, Sidoarjo.
Rangkaian kegiatan yang digelar pada Minggu (20/9) itu diisi dengan penyaluran santunan bagi warga terdampak hingga agenda kerja bakti guna mengantisipasi banjir.
Ketua Panitia, Edi Susilo, membuka langsung perayaan yang diawali dengan tasyakuran dan refleksi bersama jajaran pengurus DPW AMPHIBI Jatim serta calon pengurus DPD AMPHIBI Sidoarjo. Di lokasi tersebut, AMPHIBI Jatim menyalurkan santunan secara langsung kepada warga kurang mampu yang tinggal di sekitar kawasan tanggul.
Ketua DPW AMPHIBI Jatim, Samsul Hadi, SH, menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mengawasi aktivitas yang berpotensi merusak alam.
Kerusakan lingkungan

Ia menilai penanganan dampak luapan Lumpur Lapindo yang belum tuntas hingga saat ini menjadi bukti nyata kerusakan lingkungan akibat kelalaian manusia (human error) dalam aktivitas korporasi.
”Sebagai lembaga lingkungan hidup, kami berkomitmen untuk selalu berada di tengah masyarakat yang membutuhkan dan siap berkolaborasi dengan siapa pun demi menjaga lingkungan hidup dari kerusakan agar tetap lestari,” kata Samsul, Selasa (22/9).
Rangkaian peringatan HUT ke-10 AMPHIBI ini akan ditutup pada Minggu (27/9) mendatang. Penutupan kegiatan akan difokuskan pada aksi bakti sosial berupa kerja bakti pembersihan parit di sepanjang jalan Desa Ngampelsari dan Desa Balonggabus, Kecamatan Candi, untuk mencegah potensi banjir di wilayah setempat. (OTW/A-01)









