
KOLOMBIA dan Portugal memastikan diri lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026, setelah bermain imbang 0-0 pada pertandingan terakhir Grup K di Stadion Hard Rock, Florida, Amerika Serikat, Minggu WIB.
Dengan hasil itu Kolombia finis sebagai juara grup dengan mengemas tujuh poin dari tiga laga yang sudah dilakoni, sedangkan Portugal menempati peringkat kedua dengan lima poin.
Republik Demokratik (RD) Kongo dengan perolehan empat poin turut lolos ke fase gugur karena menjadi salah satu penghuni peringkat ketiga terbaik.
Bangga

Atas hasil itu arsitek Kolombia Nestor Gabriel Lorenzo mengaku bangga timnya berhasil finis sebagai juara Grup K. Menurut dia performa timnya cukup bagus untuk melawan tim sekuat Portugal yang dihuni Cristiano Ronaldo dan pemain bintang lainnya.
Itu bisa menjadi modal penting untuk menghadapi Ghana dalam babak 32 besar, pada Sabtu (4/7).
“Saat melawan Portugal, kami menciptakan banyak peluang tetapi pada babak gugur setiap kesempatan yang terbuang bisa berakibat fatal,” kata Lorenzo
Di siai lain, juru taktikPortugal Roberto Martinez juga puas karena timnya lolos ke babak 32 besar. Dia mengatakan sejak awal mereka hanya berfokus meraih hasil terbaik tanpa memikirkan calon lawan pada fase gugur.
“Jika ingin melangkah jauh di turnamen ini, setiap tim harus bisa mengalahkan siapa saja,” kata Martinez
Hasil kerja keras

Sementara itu pernyataan lebih bangga dilontarkan arsitek Republik Demokratik (RD) Kongo, Sebastien Desabre. Ia mengaku bangga timnya berhasil mengukir sejarah dengan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Dia menyatakan, keberhasilan untuk lolos merupakan buah dari kerja keras tim selama empat tahun terakhir. Dan kemenangan 3-1 atas Uzbekistan pada laga penentu Grup K di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Minggu WIB, adalah pembuktiannya.
“Kami percaya kepada seluruh pemain di dalam skuad, karena mereka menunjukkan karakter dan kualitas saat tim membutuhkannya,” kata Desabre . (*/M-01)





