
TIM nasional Uzbekistan harus mengakui keunggulan Kolombia 1-3 pada laga pertamanya di Grup K dan sekaligus debut mereka di Piala Dunia. Dalam duel di Stadion Azteca, Mexico City, Kamis, Kolombia unggul pada menit ke-40 saat umpan terobosan Diaz berhasil disambut oleh Daniel Munoz. Skor 1-0 untuk Kolombia bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, pelatih Uzbekistan Fabio Cannavaro melakukan pergantian pemain. Hasilnya, mereka mampu menyamakan kedudukan lewat Abbosbek Fayzullaev pada menit ke-60
Sayangnya, kedudukan itu tidak bertahan lama. Lima menit berselang Diaz kembali membuat Kolombia memimpin. Pada menit ke-90+9 tandukan Jaminton Campaz menambah keunggulan Kolombia menjadi 3-1.
Hasil itu membuat Kolombia memuncaki Grup K dengan koleksi tiga poin. Los Cafeteros–unggul dua poin dari Republik Demokratik (RD) Kongo dan Portugal yang mengoleksi satu poin di posisi kedua dan ketiga, setelah kedua tim ini bermain imbang 1-1.
Pada laga berikutnya, Kolombia akan bertemu RD Kongo pada Rabu (24/6) pukul 09.00 WIB di Stadion Akron, Zapopan. Adapun Uzbekistan akan melawan Portugal di Stadion Houston pada pukul 00.00 WIB.
Perjuangan keras

Pada bagian lain, juru taktik Ghana, Carlos Queiroz mengaku puas dengan kemenangan 1-0 timnya saat melawan Panama dalam pertandingan Grup L Piala Dunia 2026, di Stadion BMO Field, Toronto, Kamis WIB. Menurut dia kemenangan itu merupakan pencapaian yang sangat berharga di tengah ketatnya persaingan.
Dia menilai timnya menunjukkan karakter kuat dan perjuangan tanpa henti hingga akhir laga, sehingga berhasil membawa tiga poin perdana dalam babak penyisihan grup.
“Para pemain bertarung seperti pejuang, mengambil kendali sedikit demi sedikit dan akhirnya mencetak gol,” kata Queiroz seusai pertandingan.
Kekalahan yang menyakitkan
Sebaliknya, arsitek Panama, Thomas Christiansen kekalahan dari Ghana itu sangat menyakitkan. Pasalnya, Orlando Mosquera dan kawan-kawan tampil dominan sepanjang laga.
“Kami bermain sangat baik pada babak pertama dan mampu mengendalikan permainan melawan Ghana,” kata Christiansen selepas laga.
Gol kemenangan Ghana lahir pada menit 90+5. Lewat skema serangan balik cepat yang dibangun Brandon Thomas-Asante lalu diselesaikan dengan baik oleh Caleb Yirenkyi menjadi gol. (*/M-01)








