
PBVSI akhirnya menunjuk Toiran Gonzales Reidel sebagai pelatih sementara tim nasional voli putra Indonesia yang akan tampil pada AVC Men’s Cup 2026 di Ahmedabad, India, pada 20-28 Juni mendatang.
Keputusan tersebut diambil lantaran belum rampungnya proses visa kerja pelatih kepala timnas, Sergio Veloso. Akibatnya Veloso belum bisa mendampingi skuad Merah Putih menjelang keberangkatan ke India.
Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PBVSI, Loudry Maspaitella, mengatakan tenggat penyerahan dokumen ke Kedutaan Besar India telah berakhir pada awal pekan ini. Sementara itu, visa kerja Veloso masih dalam proses penyelesaian.
“Visa kerjanya (Veloso) belum jadi, sementara padai Senin kemarin deadline dari Kedutaan India agar semua dokumen sudah diterima,” kata Loudry dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (12/6/2026).
Ambil langkah cepat
Loudry menuturkan PBVSI harus segera menentukan langkah agar program persiapan tim nasional tetap berjalan lancar dan tidak terganggu menjelang kejuaraan yang diikuti sejumlah kekuatan voli Asia tersebut.
Untuk sementara, Toiran sudah bergabung dengan para pemain di Padepokan Voli Jenderal Kunarto, Sentul, Bogor. Pelatih asal Kuba itu kini memimpin pemusatan latihan terakhir sebelum tim bertolak ke India.
Sebelumnya, pada awal Mei 2026, PBVSI resmi memperkenalkan Sergio Veloso sebagai nahkoda baru timnas voli putra Indonesia. Pelatih berkebangsaan Brasil tersebut memiliki pengalaman di kawasan Asia Tenggara setelah menangani tim nasional putra Filipina pada 2024.
Bukan orang asing
Sementara itu, nama Toiran bukan sosok asing bagi pencinta voli nasional. Ia pernah membawa Surabaya Samator meraih gelar Proliga. Karier kepelatihannya juga diwarnai keberhasilan mengantarkan Jakarta Bhayangkara Presisi menjuarai Proliga 2024 dan 2026.
Pencapaian terbarunya diraih bulan lalu saat sukses mengantar Jakarta Bhayangkara Presisi merebut gelar juara Asia dalam turnamen yang berlangsung di Pontianak. (*/N-01)









