
PELATIH tim nasional Indonesia, John Herdman mengaku tidak mau memihak klub manapun di Super League. Itu sebabnya ia memilih menonton laga terakhir Persija Jakarta ketimbang laga penentuan juara musim ini yang melibatkan Persib dan Borneo FC.
Persija akan menghadapi Semen Padang di Jakarta International Stadium (JIS), sementara Persib menjamu Persijap di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, sedangkan Borneo melawan Malut United.
“Untuk membuktikan saya netral, saya pergi ke Persija,” kata Herdman kepada wartawan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat.
Persib berpeluang besar menjadi juara musim ini setelah memiliki 78 poin, unggul dua poin dari Borneo di posisi kedua.Artinya, tim asuhan Bojan Hodak itu hanya membutuhkan satu poin saja atau imbang untuk menyegel juara ketiga kali secara beruntun.
Pantau pemain
Sebaliknya Borneo, harus mengalahkan Malut, sambil berharap Persib dikalahkan Persijap.
“Saya akan netral dan membiarkan mereka bertarung. Tapi ini luar biasa untuk Indonesia, hari terakhir liga di mana semuanya masih menentukan. Itu menunjukkan betapa menariknya liga ini dan betapa pentingnya kompetisi domestik untuk negara kita,” kata pelatih asal Inggris tersebut.
Menurut Herdman kedatangannya ke JIS juga untuk memantau beberapa pemain Persija. Beberapa pemain Persija yang dipanggil Herdman yakni Fajar Fathurrahman, Shayne Pattynama, Witan Sulaeman, dan Eksel Runtukahu.
Fokus ke Piala AFF
Menurut mantan pelatih Kanada itu, fokus kini adalah Piala AFF 2026. Ia ingin menatap satu demi satu pertandingan sebelum berbicara gelar juara.
“Di awal kami hanya berkomitmen pada target poin, lalu fokus laga selanjutnya. Setiap laga adalah pertarungan berbeda. Sekarang juga sama,” ujar dia.
Indonesia memulai persaingan dari Grup A dengan melawan Singapura, Vietnam, Kamboja, dan Brunei Darussalam/Timor Leste. Tim Garuda akan memulai turnamen dengan menjamu Kamboja pada 27 Juli, lalu melakoni laga tandang menghadapi pemenang play-off antara Brunei Darussalam atau Timor Leste pada 31 Juli. (*/N-01)






