UGM belum Berencana Ubah Prodi Teknik Jadi Rekayasa

KEMENTERIAN Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menetapkan istilah rekayasa sebagai padanan resmi untuk nomenklatur baru bagi Program Studi Teknik.

Kebijakan itu tertuang dalam surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 96/B/KPT/2025. Aturan tersebut sempat memicu diskusi hangat di ruang publik terkait standardisasi.

Kemdiktisaintek menegaskan bahwa implementasinya tidak bersifat wajib dan diserahkan pada kesiapan serta karakteristik akademik setiap perguruan tinggi.

Pertahankan istilah

Merespons hal tersebut, Fakultas Teknik (FT) UGM menyatakan bahwa hingga kini belum ada rencana untuk mengubah nomenklatur istilah teknik di lingkungan kampusnya.

Dekan FT UGM, Prof. Ir. Selo, menegaskan bahwa FT (Fakultas Teknik) UGM pada prinsipnya akan selalu mengikuti seluruh arahan dan regulasi yang dikeluarkan oleh kementerian.

BACA JUGA  Perkuat Ekosistem Biota Laut, PSLH UGM Rehabilitasi Mangrove di Pandeglang

Kendati demikian, karena kebijakan penyesuaian nomenklatur tersebut tidak bersifat mengikat, pihaknya memilih untuk mempertahankan istilah yang digunakan saat ini.

“Karena dalam edaran tersebut sifatnya tidak wajib, FT akan saya dorong untuk tetap seperti sekarang. Belum akan mengubah nomenklatur,” ujarnya, Selasa (19/5).

Perlu pembahasan

Menurut dia sifat kebijakan yang berupa pilihan membuat FT UGM merasa belum perlu membawa persoalan ini ke tingkat pembahasan yang lebih jauh.

Ia menilai, proses perubahan nama memerlukan kajian mendalam serta mekanisme internal yang panjang, termasuk pemaparan dan keterlibatan Senat Fakultas.

“Karena sifatnya opsional, kami melihat FT belum perlu untuk melakukan pembahasan lebih jauh. Ada proses harus dipelajari dan dijalankan, termasuk keterlibatan Senat Fakultas.”

BACA JUGA  Bangkit Setiyoko Juara 1 Lomba Esai Kimvetnas 2024

“Pendek kata, kami menginterpretasikan kata ‘boleh’ sebagai sesuatu hal yang tidak urgen bagi FT dan belum penting untuk segera dilaksanakan,” tegasnya.

Fokus pencapaian kerja substantif

Dibandingkan melakukan perubahan secara administratif pada penamaan program studi, FT UGM saat ini memilih untuk mengalihkan fokus pada capaian kerja substantif.

Selo memaparkan bahwa terdapat dua prioritas utama yang sedang dikejar institusinya, yaitu peningkatan mutu sumber daya manusia dan hilirisasi riset.

“FT lebih fokus pada bagaimana dapat berkontribusi pada 2 hal utama, yaitu menyiapkan SDM unggul dan menghasilkan penelitian yang manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat. FT akan terus fokus pada dampak nyata perguruan tinggi, khususnya di bidang engineering pada masyarakat,” pungkasnya. (AGT/N-01)

BACA JUGA  Jejak Deforestasi di Balik Banjir dan Longsor Sumatra

Dimitry Ramadan

Related Posts

Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Mulai Gelar CBT

UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta secara resmi mulai menggelar Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Studi Kedokteran melalui Jalur Mandiri gelombang I. Seleksi perdana itu menjadi tonggak penting dalam…

UPN Veteran Yogyakarta Lepas 4.250 Mahasiswa untuk KKN

SEBANYAK 4.250 mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta diterjunkan untuk mengabdi kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bela Negara Angkatan 84 Periode 2. Ribuan mahasiswa tersebut disebar di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Persib Rekrut Ragnar, Persija Perpanjang Kontrak Witan

  • July 5, 2026
Persib Rekrut Ragnar, Persija Perpanjang Kontrak  Witan

Sudahi Paraguay, Prancis Ditantang Maroko di Perempat Final

  • July 5, 2026
Sudahi Paraguay, Prancis Ditantang Maroko di Perempat Final

Persib dan Grey Art Gallery Hasilkan Positive Movement Sabtu Bersama Ayah

  • July 4, 2026
Persib dan Grey Art Gallery Hasilkan Positive Movement Sabtu Bersama Ayah

Sukses Lewati Ujian Tanjung Verde, Argentina Ditantang Mesir di Babak 16 Besar

  • July 4, 2026
Sukses Lewati Ujian Tanjung Verde, Argentina Ditantang Mesir di Babak 16 Besar

Pertamina Pasok 9,3 Juta Liter Avtur Selama Periode Haji untuk Solo-Jogja

  • July 4, 2026
Pertamina Pasok 9,3 Juta Liter Avtur Selama Periode Haji untuk Solo-Jogja

Peduli Kesehatan Mental, Fapet UGM Gelar Psychological First Aid

  • July 4, 2026
Peduli Kesehatan Mental, Fapet UGM Gelar Psychological First Aid