Yogi Studio by The Blew Luncurkan Koleksi Imlek 2026

JENAMA fesyen lokal asal Bandung, Yogi Studio by The Blew, terus menunjukkan eksistensinya di industri mode dengan menghadirkan beragam koleksi unik dan eksklusif.

Brand yang dirintis sejak 2017 ini dikenal memproduksi pakaian dalam jumlah terbatas (limited edition) dengan kualitas jahitan setara tailor. Selain itu, desainnya kerap mengadaptasi momentum perayaan di Indonesia seperti Natal, Imlek, dan Idul Fitri.

Memasuki Tahun Baru Imlek 2026, Yogi Studio by The Blew meluncurkan koleksi bernuansa meriah dan elegan yang berhasil menarik perhatian hingga mancanegara. Kekuatan utama brand ini terletak pada kualitas handmade dan detail bordir eksklusif yang menjadi ciri khasnya.

Kisah perjalanan Yogi Studio turut diangkat dalam program Cerita Bersama Brand Lokal yang tayang di kanal YouTube JNE.

Desain khusus Imlek

Pemilik Yogi Studio by The Blew, Yogi, menuturkan bahwa bisnisnya berawal dari keberanian mengambil langkah usaha dengan perhitungan dan pemahaman bisnis yang matang. Sejak awal, ia memposisikan brand sebagai ruang kreatif independen yang tidak berorientasi pada produksi massal.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Targetkan 15.000 Lapangan Kerja Baru 2025

“Setiap produk kami dibuat dengan detail dan jumlah terbatas, sehingga pelanggan merasa lebih personal dan tidak khawatir akan kesamaan busana dengan orang lain,” ujarnya, Kamis (19/2).

Selain menghadirkan desain khusus Imlek, Yogi Studio juga menyediakan layanan kustomisasi warna dan ukuran, termasuk untuk kebutuhan busana seragam keluarga.

Tak berhenti di momentum Imlek, brand ini telah menyiapkan sekitar 30 desain baru untuk menyambut Ramadan dan Lebaran. Koleksi tersebut tetap menonjolkan detail bordir dan payet berkualitas tinggi.

Keunikan desain dan konsistensi kualitas membawa Yogi Studio by The Blew menembus pasar internasional. Produk-produknya telah dikirim ke berbagai negara seperti Italia, Amerika Serikat, Singapura, dan Malaysia.

BACA JUGA  Sidang Ketiga Pegi Setiawan, Hakim Menahan Diri untuk Tidak Tepuk Tangan

Salah satu pencapaian yang mencuri perhatian adalah pengiriman produk ke Italia dengan konsep fashion cycle yang memanfaatkan material unik dari taplak meja, dan mendapat apresiasi dari pasar Eropa.

Yogi Studio by The Blew bersaing di pasar global

Yogi menambahkan, keberlanjutan bisnis tidak hanya ditentukan oleh kreativitas, tetapi juga nilai dasar dalam berusaha seperti kerendahan hati dan kejujuran.

“Saya berpesan kepada pelaku usaha muda untuk tidak sekadar mengikuti tren atau fenomena FOMO (Fear of Missing Out), melainkan membangun bisnis dengan tekad kuat yang dibarengi pemahaman dan strategi yang matang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Cabang JNE Bandung, Iyus Rustandi, menyampaikan bahwa program Cerita Bersama Brand Lokal dibuat untuk memberi ruang bagi UMKM berbagi inspirasi dan pengalaman.

Menurutnya, Yogi Studio by The Blew menjadi bukti bahwa pelaku usaha daerah memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global.

BACA JUGA  Bandara Husein Sastranegara Hanya Untuk Rute Pendek

“UMKM seperti Yogi Studio by The Blew menunjukkan bahwa produk lokal memiliki daya saing tinggi. JNE berkomitmen mendukung pelaku usaha melalui layanan logistik, edukasi, dan ruang publikasi agar mereka dapat naik kelas,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan UMKM lokal, JNE juga menghadirkan program promo hemat ongkir untuk setiap pembelian produk Yogi Studio by The Blew selama periode 14 Februari hingga 14 Maret 2026.

Inisiatif ini diharapkan dapat memperluas akses pasar sekaligus mendorong daya saing brand lokal di tengah industri kreatif yang semakin berkembang. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

GUBERNUR DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, kembali meneguhkan spirit “Gemi, Nastiti, Ngati-ati” sebagai fondasi literasi keuangan yang berakar pada kearifan budaya. Sri Sultan menegaskan…

Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya menyebut darurat investasi bodong dan pinjaman online ilegal  saat ini terjadi di wilayah Kota Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Banjar, Tasikmalaya, Pangandaran, Sumedang. Akibatnya hal itu berdampak…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Resmi Hengkang dari Etihad, Guardiola Tinggalkan Legacy Besar untuk Man City

  • May 22, 2026
Resmi Hengkang dari Etihad, Guardiola Tinggalkan Legacy Besar untuk Man City

Ingin Netral, John Herdman Pilih Nonton Laga Terakhir Persija

  • May 22, 2026
Ingin Netral, John Herdman Pilih Nonton Laga Terakhir Persija

Pemain Persib Diminta Fokus dan tidak Remehkan Persijap

  • May 22, 2026
Pemain Persib Diminta Fokus dan tidak Remehkan Persijap

Arema Tutup Musim dengan Mengalahkan PSIM

  • May 22, 2026
Arema Tutup Musim dengan Mengalahkan PSIM

Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

  • May 22, 2026
Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong

  • May 22, 2026
Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong