Dua Mahasiswa Vietnam Raih Doktor Ilmu Peternakan UGM

DUA mahasiswa asal Vietnam resmi meraih gelar doktor setelah berhasil mempertahankan disertasi dalam ujian tertutup Program Doktor Ilmu Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (16/2).

Keduanya adalah Nguyen Hoang Qui, M.Sc. dan Nguyen Thi Anh Thu, M.Sc., yang meneliti isu strategis peternakan babi skala kecil di kawasan Delta Mekong, Vietnam.

Dalam rilis yang diterima Kamis (19/2), Fakultas Peternakan UGM menjelaskan, Nguyen Hoang Qui mengangkat disertasi berjudul “The Competitiveness of Small-Scale Swine Farmers in Mekong Delta, Vietnam”.

Penelitian tersebut menyoroti daya saing peternak babi skala kecil di tengah tantangan fluktuasi harga, ancaman penyakit, keterbatasan akses modal dan teknologi, serta tekanan dari industri skala besar.

Studi ini menekankan pentingnya inovasi, praktik budi daya yang kompetitif, serta dukungan kebijakan pemerintah guna memperkuat posisi peternak rakyat dalam rantai pasok industri babi.

BACA JUGA  Proyek Elegtec Ingin Bangun Pusat Unggulan Teknologi Kulit

Sementara itu, Nguyen Thi Anh Thu mempertahankan disertasi berjudul “The Influence of Biosecurity Management on Economic Sustainability in Smallholder Swine Farming in the Mekong Delta, Vietnam.”

dua mahasiswa vietnam sukses meraih gelar Doktor Ilmu Peternakan dari UGM
Mahasiswa Vietnam Nguyen Hoang Qui berhasil mempertahankan disertasi dalam ujian tertutup Program Doktor Ilmu Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (16/2/2026). (MN/dok UGM)

Dua mahasiswa Vietnam teliti biosekuriti peternakan babi

Penelitiannya melibatkan 360 peternak babi skala kecil di Provinsi Tra Vinh, Long An, dan Ben Tre. Ia menemukan bahwa faktor sosiodemografis seperti usia, pengalaman beternak, jumlah tenaga kerja keluarga, ukuran usaha, serta persepsi dan sikap peternak berpengaruh signifikan terhadap penerapan manajemen biosekuriti.

Hasil kajian menunjukkan manajemen biosekuriti belum berkorelasi signifikan secara langsung terhadap keberlanjutan ekonomi usaha. Meski demikian, biosekuriti tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas produksi dan pencegahan penyakit, termasuk ancaman African Swine Fever (ASF) yang kerap melanda kawasan tersebut.

BACA JUGA  25 Mahasiswa Fapet UGM Awasi Pemotongan Hewan Kurban

Kedua promovendus menempuh studi doktor melalui skema by research sejak 1 Februari 2023 dengan dukungan Faculty of Animal Science International Fellowship Program 2023. Tim promotor dipimpin Prof. Ir. Budi Guntoro, PhD, bersama Ir. R. Ahmad Romadhoni Surya Putra, Ph.D., serta ko-promotor eksternal dari Vietnam.

Selama masa studi, keduanya juga telah memublikasikan artikel pada jurnal internasional bereputasi (Q3).

Fapet UGM berkontribusi pengembangan Ilmu Peternakan

Dari sisi latar belakang pendidikan, Nguyen Hoang Qui merupakan lulusan Sarjana Kedokteran Hewan dari Tra Vinh University (2018) serta Magister Ilmu Peternakan UGM (2020). Saat ini ia tercatat sebagai dosen di Department of Animal Science and Veterinary Medicine, School of Agriculture and Aquaculture, Tra Vinh University.

Adapun Nguyen Thi Anh Thu merupakan lulusan Sarjana dan Magister Kedokteran Hewan dari Can Tho University, Vietnam (2013 dan 2015). Ia juga berafiliasi dengan Department of Animal Science and Veterinary Medicine, School of Agriculture and Aquaculture, Tra Vinh University.

BACA JUGA  Konsentrat Immunoboster untuk Sembuhkan Sapi Terpapar PMK

Ujian disertasi ini menjadi bukti kontribusi Fakultas Peternakan UGM dalam pengembangan ilmu peternakan di tingkat internasional, khususnya kawasan Asia Tenggara.

Riset kedua doktor baru tersebut diharapkan menjadi rujukan dalam perumusan kebijakan peningkatan daya saing serta penguatan sistem biosekuriti peternakan babi skala kecil di Vietnam, sekaligus memperkuat kolaborasi akademik Indonesia-Vietnam. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

UII Gelar Wisuda Sekolah Lansia Standar 1

DIREKTORAT Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta menggelar Wisuda Sekolah Lansia Standar 1 EduSia UII Maharani pada Selasa Tercatat sebanyak 31 warga Kota Yogyakarta yang…

UIN Sunan Kalijaga Lepas 3.725 Mahasiswa untuk KKN

SEBANYAK 3.725 mahasiswa dari berbagai fakultas di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dilepas untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sunan Kalijaga, Dr.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Warga Jabar Diimbau Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026

  • July 7, 2026
Warga Jabar Diimbau Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026

Wagub Jabar Minta Ombudsman Awasi ASN Terlibat Judol

  • July 7, 2026
Wagub Jabar Minta Ombudsman Awasi ASN Terlibat Judol

UII Gelar Wisuda Sekolah Lansia Standar 1

  • July 7, 2026
UII Gelar Wisuda Sekolah Lansia Standar 1

UIN Sunan Kalijaga Lepas 3.725 Mahasiswa untuk KKN

  • July 7, 2026
UIN Sunan Kalijaga Lepas 3.725 Mahasiswa untuk KKN

UGM Pastikan tidak Ada Penambahan Kuota Mahasiswa Baru

  • July 7, 2026
UGM Pastikan tidak Ada Penambahan Kuota Mahasiswa Baru

Akan Dikunjungi Prabowo dan PM India, Jam Operasional Candi Prambanan Disesuaikan

  • July 7, 2026
Akan Dikunjungi Prabowo dan PM India, Jam Operasional Candi Prambanan Disesuaikan