
AREMA FC sukses memanfaakan posisinya sebagai tuan rumah. Saat menjamu Semen Padang dalam lanjutan Super League di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu, Arema menang telak 3-0.
Dua dari tiga gol kemenangan Arema FC dalam laga itu berkat brace dari Joel Vinicius. Adapun satu gol lainnya dicetak Gustavo Franca.
Berkat tambahan tiga angka itu Arema ada di posisi kedelapan dengan 30 poin dari 21 laga. Sebaliknya, Semen Padang belum aman dari zona degradasi dengan menempati urutan 16 dengan 17 poin.
Sesuai rencana
Pelatih Arema FC Marcos Santos menyebut berjalannya taktik permainan menjadi faktor penentu kemenangan timnya.
“Saya melihat semuanya berjalan sesuai rencana, taktik kami berjalan dan pemain bekerja keras sehingga bisa tampil solid. Pada akhirnya kami bisa meraih tiga poin,” kata Marcos selepas laga.
Marcos menjelaskan di awal hingga pertengahan babak pertama timnya kesulitan mengembangkan permainan, lantaran Semen Padang FC tampil menekan.
Tapi seiring waktu, para pemain Arema FC mampu menemukan sentuhan terbaik dan akhirnya menguasai pertandingan.
Kalah agresif
Sebaliknya, pelatih Semen Padang FC Dejan Antonic mengakui penampilan agresif lini belakang Arema FC membuat timnya sulit mencetak gol
Dia mengatakan pada pertandingan bek Arema FC selalu sigap dan berada di posisi tepat menghalau skema umpan maupun menjaga dengan ketat pergerakan tanpa pola para pemainnya.
“Masalah di pertandingan ini adalah Arema jauh lebih agresif di belakang. Semua (pemain Arema) melakukan kontak, jatuh, bam (membuang bola), dan kami kehilangan bola,” kata Dejan. (*/N-01)







