Kemenag Jabar Tetapkan 11 Titik Lokasi Pemantauan Hilal

MENJELANG bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat (Jabar) resmi menetapkan 11 titik lokasi pemantauan hilal (rukyatul hilal) untuk menentukan awal Ramadhan. Pemantauan ini akan dilaksanakan serentak pada Selasa, 17 Februari.

Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kemenag Jabar, Ohan Burhan menerangkan bahwa persiapan teknis telah dilakukan, termasuk pembekalan bagi ratusan petugas lapangan.

Meski penetapan resmi dilakukan di 11 titik, beberapa lokasi utama yang menjadi rujukan rutin di antaranya adalah:

• Kota Bandung: Observatorium Kampus Unisba.
• Kabupaten Pangandaran: Pantai Keusik Luhur.
• Kabupaten Sukabumi: Pusat Observasi Bulan (POB) Cibeas.
• Kabupaten Tasikmalaya: Pantai Cipatujah.
• Wilayah Lain: Tersebar di titik strategis pesisir utara dan selatan Jawa Barat.

BACA JUGA  Dedi Mulyadi Sebut Nomor Urut 4 Sesuai Filosofi Dasar Kesundaan

Kriteria Mabimnas

Ohan menerangkan, berdasarkan perhitungan astronomis, peluang terlihatnya hilal di wilayah Jabar tahun ini diprediksi cukup menantang. Ini merujuk pada kriteria baru MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang menetapkan ketinggian hilal minimal 3 derajat dengan elongasi 6,4 derajat.

“Kalau lihat derajat, nampaknya di Jabar tidak akan terlihat seperti tahun-tahun sebelumnya. Tapi mudah-mudahan ada keajaiban daan faktor cuaca dan jarak pandang di pesisir juga akan menjadi penentu utama dalam keberhasilan rukyatul hilal kali ini,” tuturnya.

Menurut Ohan, untuk mengoptimalkan hasil, Kemenag Jabar akan mengombinasikan teknologi modern dengan kearifan lokal. Selain menggunakan teropong digital dan teodolit, sejumlah pondok pesantren di Jabar tetap akan menggunakan metode tradisional.

BACA JUGA  Wapres Kukuhkan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Jawa Barat

“Selain teropong, ada alat tradisional yang biasa dilakukan oleh pondok pesantren berupa tongkat dan alat hitung manual lainnya yang sudah disiapkan,” sambungnya.

Perwakilan Ormas

Ohan menambahkan, Kemenag Jabar mengerahkan sedikitnya 135 petugas yang terdiri dari Badan Hisab Rukyat (BHR) kabupaten/kota serta perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam.

Setiap daerah menugaskan lima orang ahli untuk melakukan pengamatan dan pelaporan langsung ke pusat.

“Hasil dari pemantauan di 11 titik ini nantinya akan dilaporkan kepada Kementerian Agama RI untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam Sidang Isbat penentuan awal puasa Ramadan 1447 H,” katanya. (zahra/N-01)

BACA JUGA  Banjir Rendam 15 Desa di Kabupaten Cirebon

Dimitry Ramadan

Related Posts

Sekitar 700 Ribu Wisatawan Serbu Bandung saat Libur Lebaran

LONJAKAN wisatawan ke Kota Bandung selama libur Lebaran 2026 melampaui ekspektasi. Hingga pertengahan masa libur, jumlah pengunjung tercatat mencapai sekitar 700 ribu orang. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengaku terkejut…

Gunungkidul Catat Peningkatan Trafik Tertinggi Versi Indosat di Yogyakarta

DI WILAYAH Yogyakarta, Indosat Ooredoo Hutchison atau Indosat (IOH) mencatat peningkatan trafik data tertinggi selama masa mudik terjadi di area Gunungkidul yakni naik sebesar 64,3% atau setara 339.5 TB (terra…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sekitar 700 Ribu Wisatawan Serbu Bandung saat Libur Lebaran

  • March 28, 2026
Sekitar 700 Ribu Wisatawan Serbu Bandung saat Libur Lebaran

Gulung Saint Kitts & Nevis, Indonesia Tantang Bulgaria di Final

  • March 27, 2026
Gulung Saint Kitts & Nevis, Indonesia Tantang Bulgaria di Final

Gasak Kepulauan Solomo, Bulgaria Tunggu Lawan di Final

  • March 27, 2026
Gasak Kepulauan Solomo, Bulgaria Tunggu Lawan di Final

Gunungkidul Catat Peningkatan Trafik Tertinggi Versi Indosat di Yogyakarta

  • March 27, 2026
Gunungkidul Catat Peningkatan Trafik Tertinggi Versi Indosat di Yogyakarta

UIN Sunan Kalijaga Ranking 37 Dunia QS WUR By Subject Bidang Keagamaan

  • March 27, 2026
UIN Sunan Kalijaga Ranking 37 Dunia QS WUR By Subject  Bidang Keagamaan

Sedang Kunker, Komisi A DPRD Taput belum RDP Dugaan Selingkuh ASN

  • March 27, 2026
Sedang Kunker, Komisi A DPRD Taput belum RDP Dugaan Selingkuh ASN