Polda Jateng Beri Trauma Healing untuk Korban Banjir Pati

TIM Psikologi Biro SDM Polda Jawa Tengah bersama Konselor Polresta Pati menggelar kegiatan trauma healing dan bakti sosial bagi korban banjir di Kabupaten Pati, Kamis (22/1).

Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dan dilaksanakan di empat posko pengungsian, yakni Balai Desa Bumirejo, Balai Desa Kedungpancing, Balai Desa Doropayung, serta Balai Masyarakat Desa Kudukeras.

Fokus utama trauma healing ditujukan kepada anak-anak korban banjir. Tim psikologi melakukan pendekatan komunikatif melalui permainan, game edukatif, serta pembagian bingkisan makanan dan snack. Kegiatan itu bertujuan mengurangi trauma dan kejenuhan anak-anak selama berada di pengungsian.

“Anak-anak merupakan kelompok paling rentan secara psikologis saat terjadi bencana. Karena itu, trauma healing sangat penting agar mereka tetap ceria dan tidak mengalami tekanan mental berkepanjangan,” ujar Kompol Agunging Tyas Widya Aryani mewakili Kapolresta Pati.

BACA JUGA  Polda Jateng Apel Serpas BKO Pengamanan TPS

Motivasi dan edukasi

Kegiatan trauma healing dan bakti sosial bagi korban banjir di Kabupaten Pati, Kamis (22/1). (Dok/ist)

Selain pendampingan anak-anak, tim juga memberikan motivasi dan edukasi kepada para pengungsi dewasa, seperti pentingnya menjaga kebersihan, kesehatan, serta menerapkan pola hidup sehat selama berada di posko pengungsian.

“Kami ingin kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam pemulihan mental masyarakat yang terdampak bencana,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bag Psikologi Biro SDM Polda Jateng juga menyalurkan bantuan sembako kepada para pengungsi sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap warga terdampak banjir.

Energi positif

Kegiatan trauma healing dan bakti sosial bagi korban banjir di Kabupaten Pati, Kamis (22/1). (Dok/ist)

Hasil kegiatan menunjukkan respons positif dari masyarakat. Anak-anak tampak antusias dan ceria mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, sementara para pengungsi mengapresiasi pendampingan psikologis yang dilakukan oleh jajaran Polri.

BACA JUGA  Polda Jateng Gelar Bhayangkara Run 7,8K

“Kami sangat bersyukur atas respons masyarakat. Mereka merasa diperhatikan dan didampingi, ini menjadi energi positif untuk proses pemulihan pascabencana,” ujar Kompol Agunging. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

GUBERNUR DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, kembali meneguhkan spirit “Gemi, Nastiti, Ngati-ati” sebagai fondasi literasi keuangan yang berakar pada kearifan budaya. Sri Sultan menegaskan…

Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya menyebut darurat investasi bodong dan pinjaman online ilegal  saat ini terjadi di wilayah Kota Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Banjar, Tasikmalaya, Pangandaran, Sumedang. Akibatnya hal itu berdampak…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Resmi Hengkang dari Etihad, Guardiola Tinggalkan Legacy Besar untuk Man City

  • May 22, 2026
Resmi Hengkang dari Etihad, Guardiola Tinggalkan Legacy Besar untuk Man City

Ingin Netral, John Herdman Pilih Nonton Laga Terakhir Persija

  • May 22, 2026
Ingin Netral, John Herdman Pilih Nonton Laga Terakhir Persija

Pemain Persib Diminta Fokus dan tidak Remehkan Persijap

  • May 22, 2026
Pemain Persib Diminta Fokus dan tidak Remehkan Persijap

Arema Tutup Musim dengan Mengalahkan PSIM

  • May 22, 2026
Arema Tutup Musim dengan Mengalahkan PSIM

Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

  • May 22, 2026
Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong

  • May 22, 2026
Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong